BNI Agen46 dan Transformasi Transaksi Keuangan

Salah satu transaksi di BNI Agen46. Sumber: Bisnis Indonesia

Salah satu transaksi di BNI Agen46. Sumber: Bisnis Indonesia


Rini Setyowati masih ingat dengan jelas ketika ia duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Ketika itu, sepulang sekolah, dia menunaikan amanah ibunya untuk mencairkan wesel kiriman ayahnya yang merantau di Jakarta.

“Waktu itu uang kiriman Rp200.000, petugasnya bilang, wah uangnya banyak sekali. Saya jawab saja, iya Pak ini kiriman dari bapak saya,” kenangnya, Jumat (12/6/2026).

Waktu terus bergulir. Kini, lebih dari 35 tahun kemudian, Rini yang saat ini berdomisili di Jakarta Timur, sudah tidak menggunakan wesel lagi. Untuk mengirimkan uang kepada ibunya, dia menggunakan sistem transfer real time, langsung ke rekening ibunya.

Untuk mengambil uang di rekening itu, bisa saja ibunya pergi ke anjungan tunai mandiri (ATM). Namun, ia mesti menempuh perjalanan beberapa kilometer. Terkadang, sang ibu bisa diantar oleh cucunya menggunakan sepeda motor. Namun setelah sang cucu menyelesaikan kuliah dan memilih bekerja di seputaran Jabodetabek, tidak ada orang yang siap mengantarkan ibunya ke ATM.

“Untung di dekat rumah ada BNI Agen46. Jadi ibu saya sering melakukan tarik tunai di situ. Untung ada BNI Agen46. Kalau tidak, susah juga kalau mau ke ATM,” ujar Rini.


Baca Juga: BNI Lanjutkan Aksi Bersih Pantai di Bali, Ini Tujuannya
 

Transformasi Digital

Be-emers, perkembangan teknologi memudahkan berbagai proses dalam kehidupan kita, termasuk dalam melakukan transaksi keuangan. Rini Setowati tidak sendiri. Ada jutaan penduduk Indonesia, termasuk penulis yang mengalami dan menikmati perkembangan teknologi di bidang keuangan.

Masih segar dalam ingat penulis, sekitar tahun 1999, sewaktu duduk di bangku kelas tiga SMP di Larantuka, salah satu kota kecil di Nusa Tenggara Timur (NTT), pernah mengikuti sosialisasi dari Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) BNI setempat. Salah satu materi sosialisasi itu adalah fasilitas transfer uang antarrekening BNI.

Fasilitas itu terasa baru bagi kami para remaja tanggung di daerah pelosok. “Bagaimana bisa mengirim uang dari daerah yang jauh ke sini dan bisa langsung kita terima?,” tanya Feni Rangga, salah seorang rekan penulis, ketika itu.

Sang Kepala KCP BNI kemudian menjelaskan bahwa transfer uang itu dilakukan secara sistem. Jadi uang yang diterima, bukanlah lembaran yang dikirim oleh kerabat dari tempat yang jauh itu. Semenjak saat itu, penulis makin familiar dengan sistem transfer yang dipopulerkan oleh BNI itu.

Fasilitas transfer uang BNI sangat membantu penulis ketika mengenyam bangku pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Atambua, Kabupaten Belu, yang berbatasan dengan negara tetangga, Timor Leste. Hidup jauh dari orang tua,  tanpa keluarga dekat, di tengah situasi membludaknya pengungi eks Timor-Timur pascajajak pendapat, tentu membutuhkan uang untuk bertahan hidup. Berkat fasilitas transfer BNI itu, penulis rutin menyambangi kantor BNI di Atambua, untuk mengambil yang kiriman dari orang tua.

Selepas itu, kemudahan transaksi keuangan yang ditawarkan oleh BNI, terus mewarnai perjalanan hidup penulis. Salah satu terobosan yang penulis rasakan manfaatnya, sama seperti Rini Setyowati tadi, adalah keberadaan Agen BNI 46.

Pada musim mudik Lebaran 2026 lalu, penulis melakukan perjalanan bersama para pemudik lainnya ke daerah Jawa Tengah. Ketika hendak kembali ke Jakarta, saat berada di daerah Prambanan, Klaten, rupanya penulis lupa melakukan pengisian kartu TapCash BNI yang akan digunakan sebagai kartu akses tol Trans Jawa. Sayangnya, ponsel penulis belum memiliki fasilitas near field communication (NFC). Beruntung, ada Agen 46 BNI tidak jauh dari akses tol. Tanpa pikir panjang, penulis segera melakukan top up di situ.
 

Agen46

Dwi Apriani, operator BNI Agen46 di Exit Tol Prambanan, Klaten Jawa Tengah mengatakan pihaknya bersiaga selama musim mudik Lebaran 2026, dengan memberikan layanan digital kepada masyarakat. 

"Kami memberikan layanan seperti top up Tap Cash, kebetulan kami juga menjual kartu Tap Cash. Selain itu ada juga pengisian dompet digital, pembelian pulsa dan paket data dan sebagainya," ujarnya ketika itu.

Selama musim libur Lebaran 2026, menurutnya terjadi peningkatan permintaan layanan digital yakni top up TapCash yang akan digunakan sebagai pembayaran akses jalan tol. Peningkatan transaksi itu menurutnya bisa mencapai dua kali lipat.

Adapun BNI Agen46 merupakan mitra BNI, baik perorangan atau badan hukum yang bekerja sama dengan BNI untuk menyediakan layanan perbankan kepada masyarakat baik layanan laku pandai, layanan keuangan digital (LKD), dan layanan pembayaran elektronik atsau e-payment.

Dikutip dari laman BNI, pada September 2025, transaksi yang dilakukan via BNI Agen46 mencapai 79,81 juta transaksi, atau melonjak 37,2% secara tahunan. Menurut Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo, keberhasilan itu menjadi bukti nyata kontribusi BNI dalam memperluas jangka inklusi keuangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat.

Tidak hanya itu saja, kinerja finansial jaringan keagenan BNI pun menunjukkan gambaran positif. Fee based income (FBI) layanan keagenan bertumbuh 18,9%  secara tahunan. Sementara itu, saldo rekening afiliasi agen meningkat sebesar 39,3% secara tahunan menjadi Rp5,5 triliun.

Dari kiprah moncer keagenan BNI itu, terselip seorang Agen46 berkinerja ciamik. Dia adalah Muhammad Ridwan, yang memiliki tiga keagenan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Realisasi transaksinya pada 2025 mencapai 36.328 kali.

Semula, Ridwan memulai usaha sebagai penjual bahak kebutuhan pokok. Pada 2017, ia kemudian bergabung sebagai mitra Agen46. Peralahan namun pasti, ia konsisten mencapai rata-rata volume transaksi sebesar Rp2 miliar setiap bulannya. Pendapatannya pun moncer yakni sekitar Rp9 juta tiapbulan. Tentu saja, pendapatan ini lebih empun dibandingkan usaha sembako yang sebelumnya beliau jalankan.

Melihat pertumbuhan kinerja positif itu, Ridwan memutuskan untuk membuka beberapa cabang tambahan untuk memperluas jangkauan layanan agenannya, serta mendongkrak pendapatan secara berkesinambungan.


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung