Enggak Cuma Lari Bareng: Manfaat Gabung Running Club Buat Kesehatan Mental dan Networking!

Berlari/Pexels.com

Seperti layaknya klub-klub olahraga lain, banyak sekali yang melatarbelakangi seseorang mengikuti kegiatan suatu klub.

Entah klub olahraga bela diri, klub fitnes, klub bulu tangkis, dan lain sebagainya. Semuanya memiliki kesamaan, yaitu sama-sama menekuni hobi atau kesenangan pribadi.
 
Ketika sebuah kesenangan berolahraga telah menjadi sesuatu yang rutin dilakukan dan menjadi hal yang ingin berkelanjutan, maka banyak orang mencoba untuk mencari jalan agar kegiatan olahraga tersebut memberi dampak yang lebih luas lagi.

Bahkan banyak yang menginginkan orang lain pun harus tahu manfaat dari berolahraga.
 
 

Maraknya Klub Olahraga

Kemarin sore sekilas saya mendengar ulasan tentang jogging di televisi. Meskipun hanya sepintas, ada hal yang menjadi ingatan saya saat itu.

Banyaknya orang yang suka joging dan fenomena bahwa jogging bukan hanya sekadar jalan santai. Jogging yang sering dianggap remeh olah banyak orang ternyata merupakan olahraga yang bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa berbatas usia. 
 
Bahkan dari banyaknya orang yang menyukai jogging, akhirnya terungkaplah bahwa menjaga kesehatan tubuh itu penting dan harus dilakukan rutin. Dengan adanya keinginan tersebut, lalu muncullah kesepakatan agar diadakan pertemuan sepekan sekali untuk olahraga bersama.
 
Di Palembang sendiri, ada beberapa klub olahraga yang sering saya dengan di sekitar saya, seperti klub bola basket, klub bulutangkis, sepak bola, futsal, panahan, pencak silat taekwondo, fitness, klub lari (running club), dan yang baru-baru ini terdengar adalah klub fadel.
 
Fenomena ikut serta dalam sebuah klub menjadi hal yang lumrah terjadi di kota-kota besar. Takut dijauhi teman, dikatakan kurang gaul, sok berduit, atau apa pun itu.

Eh, jangan salah, tanpa masuk ke grup olahraga pun semua orang bebas beolahraga di mana pun, kapan pun, menggunakan alat atau tidak. Yang tentunya dilakukan sesuai dengan norma-norma dalam masyarakat kita.