Pesaing ByteDance, Kuaishou Technology Lagi Incar Dana US$5,4 Miliar dan Bakal Jadi IPO Terbesar Setelah Uber?

Shocked - Canva

Like

TikTok memang lagi mendunia banget nih beberapa waktu belakangan ini. Namun, kamu tahu enggak sih, kalau ada aplikasi serupa yang bernama Kuaishou?

Aplikasi video-sharing TikTok merupakan anak dari perusahaan teknologi asal China, ByteDance Ltd. Sedangkan Kuaishou adalah produk serupa yang dikembangkan oleh Kuaishou Technology.

Nah, diketahui dari Bloomberg, Kuaishou Technology Lagi Incar Dana US$5,4 Miliar lewat Initial Public Offering (IPO) nih, Be-emers.

IPO yang bakal dilakukan di Hong Kong itu pun bahkan digadang-gadang bakal jadi yang terbesar setelah IPO Uber Technologies Inc. lho! Waw!

Adapun, berdasarkan data Bloomberg, Uber menjadi IPO internet terbesar di dunia sejak penjualan sahamnya di AS senilai US$8,1 miliar pada Mei 2019 lalu.


Baca Juga: Proses IPO Ant Group Milik Jack Ma Ditunda, Kenapa Ya?
 

Mengenal Kuaishou Technology

Memiliki arti “fast hand” dalam Bahasa China, Kuaishou merupakan salah satu perusahaan internet terbesar di China yang mencatatkan kesuksesannya selama 10 tahun terakhir. 

Menariknya nih, Kuaishou juga merupakan bagian dari generasi startup yang mendapatkan dukungan dari Tencent, perusahaan induk konglomerat teknologi multinasional Cina.

Diketahui, Tencent memiliki sekitar 21,6 persen saham di Kuaishou, dan pendukung lainnya termasuk perusahaan modal ventura DCM, DST Global dan Sequoia Capital China.

Makin berkembang dan persaingan yang cukup sengit dengan TikTok, debut Kuaishou yang akan segera terjadi di pasar modal dapat menguji selera investor untuk saingannya yang jauh lebih besar.

Soalnya, penawaran Kuaishou telah menarik 10 investor landasan, yang setuju untuk berlangganan senilai US$2,45 miliar saham, berdasarkan titik tengah kisaran yang dipasarkan. 

Yang masuk dalam daftar tersebut antara lain The Capital Group, Temasek Holdings Pte, GIC Pte, BlackRock Inc. dan Abu Dhabi Investment Authority. Para investor landasan pun telah setuju untuk menahan saham selama enam bulan dengan imbalan alokasi awal yang terjamin.

Terkait valuasinya, Kuaishou dinilai bisa lebih dari dua kali lipat setelah IPO-nya di bursa Hong Kong lho!

Penetapan harga top-end, menurut data Pitchbook. akan memberi nilai pada perusahaan China pada US$60,9 miliar, naik dari US$28,6 miliar yang dicapai dalam putaran pendanaan tahun lalu. Bahkan, pada kisaran harga terendah, Kuaishou masih akan bernilai US$55,6 miliar.

Dalam prospektusnya, Kuaishou diketahui memiliki rata-rata 262 juta pengguna aktif pada September 2020. Angka tersebut masih lebih sedikit dibanding dengan aplikasi Douyin, yang diketahui punya 600 juta pengguna aktif.

Sementara itu, pendapatan Kuaishou diketahui telah naik 49 persen menjadi 40,7 miliar yuan (US$ 6,3 miliar) dalam sembilan bulan pertama tahun 2020. Hal itu terjadi setelah pihaknya meningkatkan upaya monetisasi melalui periklanan dan e-commerce.

Meskipun Kuaishou menawarkan akses gratis ke platform utamanya, startup ini juga mengambil sebagian tip yang diberikan para pengguna kepada penyiar langsung favorit mereka yang melakukan tantangan viral, sinkronisasi bibir ke lagu-lagu pop terbaru, dan bermain video game.

Adapun, IPO startup China juga disinyalir bakal memberikan dorongan lain untuk pasar modal Hong Kong yang sudah panas dan bisa menjadi yang terbesar di Asia sejak Budweiser Brewing Co. APAC Ltd. mengapung US$5,8 miliar selama hampir dua tahun lalu.

Baca Juga: Merger dengan Bridgetown Jadi Langkah Tokopedia Siap IPO?