Dukung Kesehatan Mental, Nike Beri Stafnya 7 Hari Libur

Nike Headquarter Illustration Web Bisnis Muda - Google Images

Like

Untuk mendukung kesehatan mental para stafnya, perusahaan Nike di Oregon memberikan mereka waktu libur selama seminggu, dan kembali ke kantor pada bulan September lho, Be-emers!

Agar karyawan-karyawannya mendapatkan istirahat yang layak setelah tahun yang berat, perusahaan Amerika Serikat akan “hibernasi” hingga Jumat.

Matt Marrazzo selaku Kepala Wawasan Perusahaan menyampaikan kepada stafnya untuk meluangkan waktunya dan bersantai agar dapat menghilangkan stres, dan jangan lupa untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang yang dekat.

Semenjak pandemi, semakin banyak karyawan yang melaporkan karena merasa terlalu lelah dan ada juga yang terus bekerja dari rumah.

Karena korban dari Covid-19 terus meningkat, perusahaan-perusahaan besar AS seperti Apple, Uber, dan bank Wells Fargo juga telah menunda rencana bagi staf untuk kembali ke kantor.


Marrazzo juga mengatakan bahwa dalam satu atau dua tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, meluangkan waktu untuk istirahat dan pemulihan adalah kunci untuk tampil baik dan tetap sehat.

Ia percaya bahwa hal ini bukan hanya sekedar liburan seminggu, tetapi adalah bentuk pengakuan bahwa timnya dapat memprioritaskan kesehatan mental dan tetap menyelesaikan pekerjaan.

Bahkan menurut beberapa laporan, penjualan dan saham Nike naik 20 persen, menandakan bahwa Nike memiliki tahun yang sukses.

Aplikasi dating online, Bumble juga memberikan stafnya waktu agar mereka fokus pada diri sendiri saat bulan Juli lalu.

Pada bulan April, LinkedIn juga memberikan karyawannya libur selama seminggu, sementara itu Citigroup mengatakan pada bulan Maret akan memiliki "Jumat bebas Zoom" untuk memerangi kelelahan akibat pandemi.

Wah, senangnya lihat perusahaan yang peduli dengan kondisi pekerjanya ya, Be-emers!