Sebelum Monetisasi Blog, Yuk Pahami 10 Tips Membuat Artikel yang Baik! 

Tips membuat artikel (Format: pixabay.com)

Like

Siapa bilang menulis itu mudah? Seringkali hal ini disepelekan oleh anak muda, menulis untuk dibaca dan berguna bagi banyak orang tentulah tidak mudah.

Menulis cerpen dengan menuli berita tentu berbeda, sama halnya dengan menulis artikel untuk anak muda, orang tua, hingga sekalipun untuk anak kecil tentu berbeda.

Beragam fakta yang dilansir melalui salah satu website luar negeri, pschologytoday.com mengatakan bahwa menulis memberi banyak manfaat, khususnya dalam kemampuan intelek seseorang.

Namun, masalahnya saat Anda ingin membuat tulisan Anda berguna bagi banyak orang sering kali bingung harus mulai dari mana. Yuk simak, berikut adalah tips menulis dan membuat artikel yang baik.


Kenali Audiens

Penulis sering kali lupa dengan tujuannya menulis. Ini bisa disebabkan karena deadline yang begitu banyak, sehingga proses kreatif yang dipaksa.

Sebetulnya, riset melalui Harvard, saat ini kemampuan bertahan atau resilien memang wajib dibutuhkan untuk melatih kemampuan seseorang. Menurut riset tersebut, resilien adalah waktu yang kita ambil sejenak merenung untuk tetap dalam tujuan.


Mungkin awal menulis membuatmu lelah karena pusing memikirkan apa tujuan dari penulisan yang kamu buat. Intinya fokus pada siapa target audiensmu dan apa yang  isu mereka.

Tentu kamu memilih audiensmu sendiri karena kamu melihat suatu pola yang sama di antara target marketmu dan kamu terdorong untuk mengedukasi mereka. 


Pilih Topik

Saran dari Bisnis Muda, teman-teman bisa selalu update melalui G-Trends. Nah, dengan alat ini kalian bisa menemukan topik-topik apa saja yang sedang hangat dibahas.

Ataupun, kalian bisa mengetahui apa yang sedang trend dari suatu kata kunci atau produk. Kamu bisa mendapatkan suggestion tentunya setelah melihat hal tersebut. Ingat fokuskan diri untuk objektif.  

Buatlah tulisanmu relevan dan bukan hanya sekedar asumsi semata. Jadi jika kamu sedang memilih topik,jangan lupa brainstorming juga untuk membuat outline dari artikelmu. 


Judul Adalah “Pertanyaan”

Usahakan judul sifatnya menarik dan bisa membuat orang beropini ketika melihatnya. Dari beropini, tentu ia ingin mengkonfirmasi. Jadi dalam hal ini pertanyaan itu wajib terselesaikan dan dibahas dalam artikel yang dibuat. 

Khusus ini buatlah di awal kalimat. Mengapa demikian? Saat pembaca membaca, pastikan saat melihat 1 paragraf di awal, mereka tertarik untuk scroll hingga page tersebut habis.

Untuk itu hindari misleading title atau headline, ya! Pastikan mereka menemukan tanda-tanda jawaban di awal kalimat, atau kamu bisa mengarahkan bahwa artikel kali ini akan membahas tentang apa. 
 

Keep It Simple 

Keep it short and simple, ingat kalau menulis terlalu banyak kata-kata juga tidak baik. Seringkali jika terlalu banyak memiliki poin pembahasan.

Ini justru membuat kamu sulit menentukan titik fokus dari artikel yang kamu buat tersebut. Maka, pastikanlah sedikit namun berbobot. 


ATM 

Yap, amati, tiru, dan modifikasi. Ini bisa kamu lakukan pada artikelmu. Pertama lakukan terlebih dahulu riset perusahaan sebaik mungkin dan temukan kompetitor terhebatmu. Sudah dapat? pelajari apa yang membuat mereka unik.

Lalu, lihat bagaimana pola yang mereka terapkan secara konstuksi penulisan. Nah, sudah demikian kamu perlu memperkaya wawasanmu untuk membuat milikmu lebih menarik. 


Banyak Membaca 

Faktanya miliarderpun menyarankan setiap orang menyempatkan waktu untuk membaca. Riset dari beberapa sumber banyak menyatakan bahwa membaca dapat mempertajam proses analisismu.

Juga, kamu bisa memperluas wawasan dan cara pandangmu. Jadi gimana? Sudah mulai membaca? Bill Gates menghabiskan 50 buku dalam 1 tahun, lho


Storytelling 

Nah, konsep inilah yang sering kali tidak tercapai pada seorang penulis. Tipsnya untuk kamu pemula adalah saat menulis 1 paragraf usahakan jangan lebih dari 3 kalimat. Maksimal memiliki 100-200 kata.

Mengapa demikian? Saat kamu menulis, jangan lupa membacanya apakah tulisanmu terkesan seperti kereta yang cepat sekali? 

Untuk itu, pergunakanlah tanda baca dan gunakan bahasa yang mudah dipahami. Sehingga, saat kamu baca rasanya tulisanmu logis dan tidak menghabiskan nafas yang panjang untuk membacanya. 


Visual 

Bacaan akan terasa semakin menyenangkan jika suatu bacaan memiliki visual yang menarik. Belum lagi jika suatu artikel memiliki infografik.

Hal ini akan lebih memberikan value kepada tulisanmu. Ingat juga jangan lupa mencantumkan sumber, ya!


Beri Jeda

Kalau kamu pernah menulis, rasanya ada yang aneh ya kalau kita membaca tulisan kita 1 hari kemudian? Kadang menemukan kata-kata yang janggal, tanda baca yang kurang, atau alur yang kurang pas dan banyak hal-hal lain yang kurang berkaitan. 

Nah, ini kuncinya saat kamu selesai menulis hindari langsung posting. Coba lakukan aktifitas lainnya, yah minimal kamu bisa lupakan apa yang kamu kerjakan.

Waktu yang tepat memang 1 hari, lalu besoknya coba untuk membaca tulisanmu. Kamu pasti menemukan ada saja hal yang terlewatkan. 


Mencoba Terus 

Untuk memberikan tulisan yang bagus itu tidak mudah, kamu harus selalu melatih dirimu supaya menjadi seorang yang kritis.Penulis yang baik tidak membutuhkan banyak kata untuk menyampaikan maksudnya.

Inilah yang disebut dengan singkat, padat, dan jelas. Untuk mencapai hal tersebut, maka kita perlu terus berlatih untuk memaksimalkan cara berpikir dan mengutarakan pendapat kita melalui menulis.

Nah, ini dia tips menulis untuk dibaca dan berguna bagi banyak orang! Sebaiknya pahami dulu dan berlatihlah untuk menulis dengan baik. Tahap selanjutnya adalah membuat tulisanmu bisa lebih mudah dibaca oleh mesin pencari Google. Nah, hal ini sifatnya sedikit teknis.

Namun dari semuanya, yang terpenting adalah kualitas konten informasi yang kamu berikan, ya! Yuk, kembangkan dirimu sekarang dan jangan lupa mengikuti beragam workshop personal development yang ada di Bisnis Muda!.