7 Cara Mengelola Ongkos Komuter Supaya Enggak Boncos

7 Cara Mengelola Ongkos Komuter Supaya Enggak Boncos. Sumber Gambar Adobe Express

7 Cara Mengelola Ongkos Komuter Supaya Enggak Boncos. Sumber Gambar Adobe Express

Like

Be-emers, secara sederhana komuter merupakan sebutan bagi seseorang yang melakukan perjalanan, secara harian, dari satu tempat ke tempat lain, lalu kembali lagi ke tempat awal sebagai tempat tinggalnya, yang ini biasanya dilakukan karena bekerja.
 
Dikutip dari tirto.id, baik dengan transportasi pribadi ataupun transportasi umum, total biaya yang dikeluarkan oleh para komuter per bulan rata-rata 16 persen dari  yang berpenghasilan di atas Upah Minimum Regional (UMR), dan bisa menyentuh 50 persen dari yang berpenghasilan UMR atau di bawah UMR lho.

Wah, jumlah yang banyak ya?
 
Lalu, bisa enggak sih berhemat sedikit? Yuk, coba ikuti 7 cara mengelola ongkos komuter supaya enggak boncos
 


7 Cara Mengelola Ongkos Komuter Supaya Enggak Boncos


Berikut adalah 7 cara mengelola ongkos komuter supaya kamu enggak boncos:
 

1. Memilih Jenis Transportasi 

Be-emers, memilih jenis transportasi pribadi ataupun umum, semua ada kelebihan dan kekurangannya. 
 
Tetapi, memilih transportasi umum bisa lebih hemat karena beberapa hal. Pertama hemat karena bebas bayar pajak, kalau belum punya kendaraan.
 
Kedua bebas biaya perawatan. Meskipun naik angkot dibandingkan memakai kendaraan pribadi seolah lebih hemat pakai kendaraan pribadi, tapi jangan lupakan biaya perawatan ya Be-emers.

Untuk motor misalnya, ada biaya ganti oli, ganti ban, servis mesin, bahkan kadang-kadang harus ada biaya turun mesin karena jarang diservis.
 
Selain hemat, menggunakan transportasi umum juga memiliki kelebihan lain, misalnya ikut menyumbang mengurangi polusi, mengurangi kemacetan, jika berupa kereta atau komuter dapat lebih disiplin waktu bahkan bisa jadi lebih cepat, tidak perlu fokus mengendarai atau menyetir, bahkan kalau rezeki bisa duduk dan tertidur, bebas yang ini mungkin bisa membuat lebih hemat.

Baca Juga: Tips Hemat Merencanakan Liburan Tanpa Menguras Kantong Anda
 

2. Kendaraan Pribadi yang Hemat Bahan Bakar 

Kendaraan pribadi lebih disarankan jika jaraknya dekat ya Be-emers. Agar tidak berat dibiayai perawatan kendaraan.
 
Meski demikian investasilah untuk kendaraan yang hemat bahan bakar. Karena pengalaman penulis demi berhemat membeli kendaraan roda dua second, ternyata motor tersebut tidak hemat bahan bakar.


Jadi cuma hemat di pembelian tetapi untuk selanjutnya boncos terus
 

3. Naik Kendaraan Bersama 

Untuk berhemat selanjutnya, Be-emers juga bisa naik kendaraan bersama rekan kerja ya, baik motor ataupun mobil.
 
Demi keamanan, motor disarankan jika jaraknya dekat atau tidak terlalu jauh.
 
Biaya bensin, perawatan motor, dan lain-lain ditanggung bersama.
 
Begitu juga untuk mobil. Jika satu mobil ditanggung 4 atau 5 orang maka akan lebih hemat biayanya. Baik biaya bensin ataupun perawatan lain.
 
Meski demikian, untuk bisa naik kendaraan bersama ini harus tahu diri. Misalnya masing-masing harus siap lebih dini, agar tidak saling menunggu.