6 Tips Menjual Barang Preloved Secara Online

Ilustrasi barang preloved (Sumber gambar : freepik.com)

Ilustrasi barang preloved (Sumber gambar : freepik.com)

Like

Be-emers, berbisnis barang preloved atau barang second saat ini memiliki prospek yang cukup menarik.

Kalaupun ada larangan dari pemerintah untuk menjualbelikan barang preloved, sesuai dengan penjelasan dari kementerian UMKM bahwa larangan tersebut ditujukan untuk pakaian bekas impor ilegal, sedangkan untuk barang-barang preloved lokal masih diperbolehkan oleh pemerintah.

Seiring berjalannya waktu, perdagangan barang preloved tidak hanya dilakukan secara offline. Digitalisasi secara tidak langsung juga membantu bisnis barang preloved ini, lihat saja saat ini banyak barang preloved yang dijual melalui e-commerce atau melalui akun media sosial.

Akan tetapi untuk menjual barang preloved secara online tidak semudah menjual barang-barang yang relatif masih baru.
 

6 Tips Menjual Barang Preloved Secara Online

Perlu trick agar barang-barang second tersebut menarik di mata pembeli. Nah Be-emers, simak nih beberapa tips menjual barang preloved secara online!
 

1. Pilah Barang yang Masih Berkualitas

Be-emers, tentu kita tidak ingin dicap sebagai penjual yang tidak profesional atau malah sebagai penipu karena barang yag kita jual tidak berkualitas.


Apalagi dagangan kita bukanlah barang-barang baru, maka wajib bagi kita untuk menerapkan kehati-hatian saat memilih dan memilah barang yang akan kita jual. 
 

2. Pasang Harga yang Wajar (Tidak Overprice)

Sebagai penjual yang menjual barang second sudah seharusnya kita memberikan harga yang wajar, jangan overprice karena saingan kita merupakan barang-barang baru yang mayoritas memiliki visual menarik dengan kualitas baik.
 

3. Informasikan Kondisi Barang secara Detail

Be-emers, ini merupakan point penting saat kita menjadi penjual barang preloved, wajib untuk mencantumkan secara detail kondisi dari barang yang kita jual. S

elain bertujuan membangun citra penjual yang positif bagi diri kita, hal tersebut juga memberikan kepuasan kepada konsumen.
 

4. Tampilkan Foto Barang Dagangan yang Menarik

Penting untuk menampilkan foto yang menarik dan menjual, tujuannya supaya pembeli tertarik melirik barang dagangan kita.

Jangan lupa untuk memfotonya secara detail, agar pembeli dapat benar-benar mencermati kondisi barang yang akan dibeli.