7 Cara Mencegah Penularan Tuberkulosis yang Bisa Kamu Terapkan

7 Hal yang Dapat Kita Ketahui untuk Mencegah Penularan Tuberkulosis . Sumber Gambar Adobe Express

7 Hal yang Dapat Kita Ketahui untuk Mencegah Penularan Tuberkulosis . Sumber Gambar Adobe Express


Be-emers, penulis cukup kaget dengan informasi yang penulis dapatkan dari halodoc.com mengenai penyakit Tuberkulosis.

Dalam laman tersebut dinyatakan bahwa menurut World Health Organization (WHO) tuberkulosis termasuk salah satu penyakit yang serius di Indonesia.
 

Mengenal Tuberkulosis

Penyakit tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Jadi bukan penyakit genetik atau bawaan.
 
Sayangnya, seperti dituliskan di Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Permenkes RI) Nomor 67 Tahun 2016, Mycobacterium tuberculosis ini tidak hanya menginfeksi paru-paru, seperti yang mungkin kita ketahui selama ini. 
 
Lebih dari itu, bakteri ini bersifat sistemik yaitu memiliki kemampuan untuk bertahan di dalam tubuh manusia.

Selanjutnya ia akan menjadi penyakit aktif dan dapat menyerang hampir seluruh organ tubuh manusia. Termasuk ginjal, kelenjar getah bening, tulang belakang, dan selaput otak.
 

7 Cara Mencegah Penularan Tuberkulosis yang Bisa Kamu Terapkan

Cara mencegah penularan tuberkulosis yang bisa kamu terapkan:
 

1. Jangan Takut, Tapi Tetap Waspada 

Be-emers adanya tulisan ini penulis tidak berharap kita menjadi takut, tetapi di saat bersamaan juga harus waspada.

Kamu bisa mencari tahu kira-kira apa penyebab terjadinya tuberculosis dan bagaimana cara mencegahnya. Dengan mengetahui pemahaman dasar tentang tuberculosis akan membantu kamu lebih waspada dengan bahayanya. 
 

2. Mencegah penularan lewat batuk, bersin, ludah

Be-emers, dikutip dari forikes-ejournal.com, sumber penularan utama tuberkulosis adalah ketika ada pasien tuberkulosis yang memiliki hasil pemeriksaan dahak BTA positif.

Kemudian, pasien tersebut bersin atau batuk berdahak sehingga mengeluarkan percikan dahak (droplet) ke udara. Yang droplet ini selanjutnya akan terhirup oleh orang lain. Perlu diketahui bahwa:


1) Sekali batuk akan mengeluarkan 3.000-3.500 droplet yang mengandung kuman; 2) Sekali bersin mengandungnya 4.500 - 1.000.000 droplet; dan 3) Ketika berbicara atau meludah.
 
Oleh karena itu, 1) Menjaga jarak terhadap orang yang sakit bisa jadi salah satu pencegahan; 2) Menggunakan masker adalah cara yang lain.
 

3. Tidak Menular Melalui Kontak Fisik

Sebaliknya Be-emers, dikutip dari alodokter.com, tuberkulosis ini tidak akan menular melalui sentuhan fisik.
 
Seperti jabat tangan atau menyentuh pakaian penderita. 
 
Asal tetap terapkan pola hidup sehat ya, misalnya mencuci tangan sebelum makan.
 

4. Jaga Ventilasi Udara

Saat hujan, kelembaban udara tinggi, dan ini membantu memperpanjang umur bakteri di udara. Selain itu, orang cenderung berada di dalam ruangan karena dingin.

Ditambah lagi tidak terkena sinar matahari, yang sinar ultraviolet (UV)-nya dapat membunuh kuman. 
 
Dengan ventilasi ruangan yang buruk, udara yang terkontaminasi oleh droplet dapat terjebak dan mengakumulasi droplet tersebut. Sehingga pastikan ventilasi udara baik.