5 Alasan Kamu Harus Coba Ikut Komunitas Pecinta Sejarah

Alasan harus coba jalan bareng komunitas (Dok. Pribadi)

Alasan harus coba jalan bareng komunitas (Dok. Pribadi)


Be-emers, adakah kamu yang hobi pelesiran?

Hari ini, traveling sudah bergeser menjadi kebutuhan penting utamanya menjelajah tempat bersejarah. Jangan khawatir bosan, karena sudah banyak komunitas pecinta sejarah di Indonesia.

Aku sendiri gemar mencoba beragam komunitas yang aktif melakoni walking tour ke situs bersejarah yang menarik. Situs itu tentunya kaya akan cerita.


Alasan Kenapa Kamu Harus Mencoba Ikut Komunitas Pecinta Sejarah

Ada berbagai benefit yang bisa diperoleh dengan gabung komunitas jalan-jalan. Aku sudah merasakannya.


1. Bertemu Orang Baru Satu Misi

Bertandang ke rumah keluarga pelukis kesayangan Bung Karno bersama Bogor Historical Walk (Dok. Bogor Historical Walk)

Bertandang ke rumah keluarga pelukis kesayangan Bung Karno bersama Bogor Historical Walk (Dok. Bogor Historical Walk)

Pengin jalan, tapi orang di kantor enggak ada yang demen traveling ke gedung tua. Nah dengan join komunitas, kamu bakalan ketemu banyak orang dengan misi yang sama.

Dalam komunitas, berkumpul orang yang mayoritas suka ngubek gedung tua kaya sejarah. Obrolan kamu pasti nyambung.


Bahkan, nggak jarang dari komunitas ini bisa dapat informasi berharga: testimoni komunitas di luar kota yang kredibel, gedung tua menarik, juga tips hunting tiket + akomodasi + rekomendasi kuliner murah tapi enak yang tak terbantahkan.


2. Pengetahuan Sejarah Berharga

Enggak hanya teman, ikutan komunitas akan membuat ilmu pengetahuan kamu tentang tempat bersejarah bertambah. Seringnya, trivia menarik ini nggak akan didapat di kelas atau buku sejarah.

Komunitas didirikan oleh warga lokal berpengalaman yang sudah banyak tahu destinasi di wilayahnya. Kamu enggak akan rugi tau info lokasi bersejarah langsung dari sumbernya!


3. Golden Ticket ke Spot yang Butuh Izin Khusus

Menyelami sejarah di kediaman Bung Hatta (Dok. Walk Indies)

Menyelami sejarah di kediaman Bung Hatta (Dok. Pribadi)

 
Ini dia kenapa aku jadi keranjingan pelesiran bareng komunitas: jadi boarding pass istimewa untuk berkunjung ke tempat yang sulit didatangi. Kenapa sulit, karena izinnya juga rumit.

Enggak hanya berkunjung, kecanggihan komunitas nggak jarang akan membawa peserta masuk ke area/gedung/pabrik yang pastinya nggak bakal bisa dimasuki kalau kita ke sana sendiri.

Salah satu tempat berkesan yang pernah aku kunjungi bersama komunitas adalah Lanud Kalijati yang berada di bawah wewenang TNI Angkatan Udara.

Spot yang steril untuk warga sipil biasa dan ngga akan bisa disambangi tanpa nama komunitas.


4. Belajar Sejarah Anti Bosan

Di tengah kompleksitas pendidikan Indonesia, aku tak memungkiri ada begitu banyak hal yang harus diperbaiki perihal dunia pendidikan Indonesia.

Coba akui: selain matematika, sejarah pasti masuk mata pelajaran membosankan di sekolah. Aku termasuk salah satunya, aku benci Sejarah sejak bangku SD. Tak heran, nilai ujianku dulu untuk Sejarah paling bagus 6.

Namun, sebagai warga negara Indonesia kita wajib tahu sejarah bangsa sendiri. Gabung komunitas dan ikut tur akan membawa kamu menyelami peristiwa historis yang tentunya bebas kejenuhan.

Bayangkan: kuliah umum di lokasinya langsung bonus berfoto di spot yang sudah jarang terjamah tangan manusia. Belajar Sejarah tak lagi bikin jemu!


5. Meningkatkan Nasionalisme dan Kesadaran Sejarah

Memompa nasionalisme, mendengarkan kisah jejak militer di Bogor (Dok. Pribadi)

Memompa nasionalisme, mendengarkan kisah jejak militer di Bogor (Dok. Pribadi)