Gagal Mudik? 9 Tips Komunikasi ke Pasangan Jika Enggak Bisa Pulang Kampung di Momen Lebaran

9 Teknik Komunikasi ke Pasangan Jika Terpaksa Tidak Mungkin Mudik. Sumber Gambar Adobe Express

9 Teknik Komunikasi ke Pasangan Jika Terpaksa Tidak Mungkin Mudik. Sumber Gambar Adobe Express

Sedih banget sih emang Be-emers, kalau momen mudik, berkumpul dengan keluarga, tertawa bersama, dan sekian banyak momen menyenangkan di jalan selama mudik harus diikhlaskan karena uang terbatas. 
 
Tapi Be-emers, hidup adalah tentang memilih hal yang lebih baik dari semua pilihan yang baik.
 
Jika memang mudik harus: 1) menyisakan utang misalnya; 2) Atau kendaraan yang harus servis berat atau bahkan harus ganti demi keselamatan di jalan misalnya (bukan ganti motor karena gengsi ya), 3) Atau demi memastikan dana pendidikan aman misalnya, itu mungkin bisa dipertimbangkan lagi.
 

Gagal Mudik? 9 Tips Komunikasi ke Pasangan Jika Enggak Bisa Pulang Kampung di Momen Lebaran

Berikut adalah tips komunikasi ke pasangan jika enggak bisa pulang kampung di momen lebaran: 
 

1. Momen Tenang untuk Pembuka

Misalnya, Be-emers bisa pilih waktu setelah makan, atau saat anak-anak sudah tidur.
 
Kita bisa mengirimkan pesan rencana diskusi terlebih dulu, biar pasangan punya waktu untuk berpikir, dan untuk menjadikannya panduan obrolan langsung.

Baca Juga: Keuntungan Jualan Online Produk Fashion ala Elnisha Boutique: Target Market Lebih Jelas
 

2. Prinsip Kemitraan

Sebaiknya tidak langsung mengatakan “gimana kalau kita enggak mudik dulu, soalnya kayaknya uang kita enggak aman..” 
 
Lebih baik gunakan pendekatan "kemitraan", yang tujuannya biar pasangan merasa diajak berdiskusi sebagai tim, bukan dilarang karena pelit. 
 

3. Validasi Perasaan Terlebih Dahulu 

Misalnya, "Aku tidak memungkiri, aku senang banget momen mudik. Dan aku juga paham kita semua senang dengan semua suasana ketika mudik, dan merasa sepi di di sini, di tempat udik..” dan seterusnya,tapi jangan terlalu panjang, nanti hilang fokus.
 

4. Sampaikan Kekhawatiran (Bukan Larangan)

Selanjutnya misalnya: "Cuma, jujur, aku kepikiran kondisi rumah kita. Gaji kita terbatas, dan sementara selain rumah, kendaraan kita juga sebaiknya segera diganti.”

Baca Juga: 6 Survival Guide Agar Tetap Waras Saat Mudik dan Kumpul Keluarga Besar
 

5. Tawarkan Opsi Solusi 

“Jadi, gimana kalau kita mudik sementara dua tahun sekali. Tapi.. sekalinya kita mudik, kita benar-benar tenang karena rumah sudah rapi?”