Daftar Varian Senapan SS1 Produksi Pindad
Berikut daftar varian senapan SS1 produksi Pindad dengan berbagai keterangan variasinya:- SS1-V1 : Merupakan varian dasar bagi SS-1. Larasnya standar dengan popor senapa yang bisa dilipat.
- SS1-V2 : Tipe ini merupakan varian pendek dari SS1, larasnya diperpendek.
- SS1-V3 : Merupakan Varian standar dengan popor yang tetap alias tak bisa dilipat.
- SS1-V4: Sebenarnya serupa dengan varian V1, namun sudah dilengkapi dengan teleskop.
- SS1-V5: Merupakan Varian terkecil dari semua varian dengan laras 252 mm dan berat 3,37 kg dan popor dapat lipat. Model ini dirancang untuk teknisi, operator artileri, kru tank, pasukan garis belakang, dan juga pasukan khusus.
- SS1-R5 Raider: Senapan ini merupakan sub varian V5 yang sengaja dirancang khusus untuk pasukan Raider Angkatan Darat. R dari kode tipe senjata itu adalah kependekan dari Raider dan R5 dibuat khusus hanya untuk batalyon ini saja. SS1-R5 ini diketahui memiliki rancangan lebih ramping dan ringan.
- SS1 seri M : Kalau sebelumnya khusus untuk Raider dari Angkata Darat, maka seri M dibuat khusus untuk korps Marinir, Angkatan Laut. Senjata ini mengalami proses pengecatan khusus untuk menahan air laut dan tidak mudah berkarat. Varian ini pun dirancang untuk tetap dapat digunakan setelah masuk lumpur atau pasir. Secara umum terdapat tiga varian yakni M1 dengan laras panjang dan popor lipat, M2 dengan laras pendek dan popor yang bisa dilipat; dan M5 Commando.
- Sabhara V1-V2: Nah, pengembangan varian ini diperuntukan khusus untuk polisi. Varian ini memiliki kemampuan melumpuhkan bukan membunuh, dan menggunakan peluru 7,62 x 45 mm produksi Pindad.
Senapan jenis ini menggunakan peluru kaliber 5.56 x 45 mm sesuati standar NATO dan memiliki berat kosong 3,8 kg, lebih enteng dari SS1 varian awal yang memiliki berat kosong 4,01 kg. Pada awal produksi, SS2 tersedia dalam tiga versi dasar yakni standard rifle SS2-V1, karabin SS2-V2 dan para-sniper SS2-V4. Namun dalam perkembangan, muncul varian subcompact versi SS2-V5, yang dikenalkan pada 2008.
Nah Be-emers, setelah dua varian terdahulu, Pindad kemudian memproduksi SS3 yang berkaliber 7,62 x 51 mm. Kaliber ini tentu lebih besar bila dibandingkan dengan pendahulunya sehingga memiliki daya rusak yang lebih hebat dibandingkan tipe SS sebelumnya.
SS3 sengaja didesain untuk menjadi senapa pertempuran utama dalam perang yang bisa diandalkan pada berbagai skenario pertempuran. SS3 memiliki panjang laras 500 mm, dengan jarak tembak efektif mencapai 400 meter menggunakan alat bidik alias pisir, serta 800 meter dengan menggunakan optik.
Selain itu, mekanisme gas operated tetap dipertahankan pada varian SS3 ini, yang dikombinasikan dengan magasen dengan kapasitas 20 peluru. Pindad menyatakan, secara dimensi, senapan ini memiliki panjang total 881 mm pada keadaan popor terentang penuh serta bobot tanpa magasen 3,25 kg, tergolong ringan dan memudahkan pengguna untuk mobilisasi dan mengoperasikan senjata.
Begitulah Be-emers, senapan serbu produksi senapan dalam negeri kita. Mari kita sama-sama bersorak: "Cintailah produk-produk Indonesia!".
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.