Tips Jadi Pengusaha ala Menteri Zaman Orba


Riset Pasar Dunia Usaha

Ke mana mencari pasar? Latief menyebut  di dunia usaha hanya ada 2 pasar yakni pemerintah dan yang lain adalah di mana saja di luar pemerintahan. Dia mempersilakan para calon pengusaha untuk memiliki pasar yang hendak dituju.

Lalu, bagaimana mengelola usaha? Menurut Latif, gampang, tinggal membeli buku tentang manajemen dan membeli perangkat lunak tata kelola usaha yang saat ini dijual bebas di mana saja.

Sementara modal usaha, Latief menunjuk bank yang menawarkan bermacam-macam kredit. Sedikit saya tambahkan, dewasa ini modal kerja bisa diakses di berbagai lembaga nonbank seperti lembaga pembiayaan, pinjaman daring, atau melalui koperasi atau credit union.

Selanjutnya, Latief megatakan, usahakan jangan sampai merugi. Jadi usaha mesti meraih untung atau laba. Karena itu, dalam berbisnis sangat dibutuhkan jaringan kerja atau networking sehingga mesti banyak bergaul dengan pengusaha lain atau orang-orang yang sudah sukses, termasuk bergabung dalam perhimpunan pengusaha.

Soal takut gagal dalam berbisnis, menurut Latief, obatnya adalah pantang menyerah (never give up). Ibaratnya seperti seorang mahasiswa yang mencari pacar. Dia akan terus berusaha meyakinkan meski berkali-kali mengalami penolakan. Usaha itu itu terus dilakukan sampai mereka benar-benar jadian.


Baca Juga: Inacraft 2026: Peran Perempuan dalam Dunia Usaha

Tapi semua tips itu mesti dilengkapi dengan doa, karena menurut Latief, rezeki datang dari Yang Mahakuasa. Berdoalah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing, agar usaha yang dirintis bisa sukses. Jika benar-benar gagal, bangkit lagi, katanya.

“Hanya dengan begitu kita paham apa sesungguhnya kesalahan atau kelemahan kita. Untuk itu perlu jujur kepada diri sendiri. Selama seseorang tidak mengakui kesalahan dan kelemahannya, pasti dia tidak bisa mempebaikinya. Sekali kita menemukan titik lemah itu, selanjutnya akan lebih mudah meraih sukses,” ujar Abdul Latief.

 





---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung