Esok Tanpa Ibu: Ketika Teknologi Mencoba Mengobati Rindu yang Tak Bertepi


Film hasil kerja sama Beacon Films dengan Base Entertainment ini, dengan sangat apik memberikan pelajaran bahwa sehebat apa pun teknologi di masa depan, ia tidak akan pernah bisa sepenuhnya menggantikan posisi manusia.

Kehilangan adalah hal yang klasik, sebuah tema yang sudah sering dibahas di ribuan film sebelumnya. Namun, cara Esok Tanpa Ibu menyampaikan rasa duka tersebut terasa sangat segar karena dipadukan secara utuh dengan isu AI yang sedang hangat diperbincangkan.

Pada akhirnya, lewat film ini kita diajak merenung. Apakah kita sedang berada di jalur yang benar dengan mencoba "menghidupkan" orang yang sudah tiada lewat teknologi, atau justru kita sedang menghalangi proses penyembuhan diri sendiri?

Baca Juga: Long Weekend Anti Bosan: 5 Rekomendasi Film Karya Sutradara Wes Anderson

Esok Tanpa Ibu adalah pengingat bahwa manusia diciptakan dengan kerumitan perasaan yang tidak bisa disederhanakan oleh mesin.


Film ini bukan cuma tentang canggihnya teknologi, tapi tentang keberanian kita untuk melepas, untuk ikhlas, dan menerima bahwa rindu memang diciptakan untuk dirasakan, bukan untuk dicarikan penggantinya secara instan.

Jadi, Be-emers, bagaimana menurut kalian? Apakah menurutmu teknologi di masa depan memang seharusnya bisa digunakan untuk hal seperti ini, atau ada batasan yang seharusnya tidak boleh kita langgar? 

Yuk, diskusi di kolom komentar atau share pendapat kalian setelah nonton filmnya!






---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung