3 Cara Mengelola Bisnis Fashion Keluarga ala Elnisha Boutique

Like

2. Komitmen Jangka Panjang

Bisnis fashion, apalagi yang melibatkan keluarga, memang butuh yang namanya komitmen. Setelah niat diperkuat, fokus, selanjutnya adalah komitmen untuk melaksanakan hal itu. 

Komitmen ini tertuang dalam pembagian peran dan tanggung jawab. Misalnya bapaknya sebagai apa, ibunya sebagai apa, anak sebagai apa, dan saya sendiri sebagai apa, kecuali sebagaimana mestinya. 

Bentuk komitmen ini juga akan lebih dipertegas lagi dengan adanya hitam di atas putih. Kalau putih di atas hitam itu namanya uban! 

Adanya hitam di atas putih, membuat administrasi jadi lebih lengkap. Selain itu, ikatan jadi lebih jelas. Bukan hanya lisan, melainkan juga tulisan. 

Hal ini mencegah adanya konflik dalam bisnis keluarga itu sendiri. Yah, namanya juga bisnis, pastilah ada masalah di kemudian hari, tidak tahu hari apa itu kemudian?


Jadi, pembagian peran yang solid, akan membuat setiap anggota keluarga merasa memiliki bisnis tersebut dan akan berusaha untuk memajukannya. Sebab, kalau bisnisnya maju, keluarga tersebut yang akan merasakannya bukan? 
 

3. Keluarga Jauh Lebih Baik daripada Bisnis

Salah satu hal yang membuat rawan dalam bisnis keluarga, termasuk juga bisnis fashion adalah retaknya hubungan. Keluarga yang awalnya baku sayang, menjadi baku tendang. 

Bisnis yang mulai tumbuh besar ternyata mulai goyang, tanpa harus pakai dangdut, karena masing-masing anggota keluarga berebut hasilnya di luar kewajaran. 

Melihat bisnis sampai omzet miliaran atau lebih dari itu, membuat masing-masing anggota keluarga tergiur. Meneteskan air liur melalui telinga. Wah, mana ada?

Akhirnya, karena konflik perebutan hasil, dalam hal ini uang tersebut, ikatan keluarga jadi pecah dan hancur berkeping-keping. Hubungan silaturahmi jadi permusuhan abadi. 

Nah, kalau begitu adanya, 'kan sayang sekali toh? Hanya karena bisnis, rusaklah ikatan keluarga yang seharusnya terus dijaga sampai akhir hayat. 

Baca Juga: 3 Strategi Melanjutkan Bisnis Keluarga ala Elnisha Boutique, Tertarik Coba?
 


Dua Sisi Mata Uang

Mengelola bisnis fashion keluarga bisa menguntungkan, bisa juga merugikan. Tergantung dalam cara mengelolanya. 

Bisnis fashion keluarga memang bisa menjadi sarana mendukung antaranggota keluarga, ikatan keluarga bisa lebih erat. 

Mereka menikmati hasilnya, misalnya makan bersama, haji dan umrah bersama, berbagi sedekah bersama, semuanya karena hasil bisnis. 

Namun, sebaliknya, tumpah dong, jika bisnis fashion keluarga ini tidak dijaga, maka yang lebih buruk bisa saja terjadi. Keluarga jadi berantakan dan kalau sudah begitu, rasanya sungguh tidak enak sama sekali. 

Elnisha Boutique adalah salah satu bisnis fashion keluarga. Dan, saya tetap berprasangka baik dan positif terhadap bisnis keluarga tersebut, karena produk-produknya memang bagus dan menarik. 

Semoga kamu yang saat ini juga sedang bisnis keluarga, bisa jadi sukses, ya! Dan, bagi kamu yang belum berkeluarga sampai sekarang, saya cuma mengutip salah satu postingan Instagram. 

"Tangan kanan memegang minuman, tangan kiri memegang HP, sedangkan jodoh masih di tangan Tuhan."

#Mon-FridayRamadan2026 #RamadanWritingChallenge #Elnisha






---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung