Menyiapkan Dana Darurat Ketika Konflik, Ini yang Bisa Dilakukan!

Like

Pengalaman Menggunakan Dana Darurat

Saat saya diperantauan, saya pernah mengeluarkan dana darurat. Dana darurat yang keluar saat itu lumayan banyak karena dikeluarkan ketika anggota keluarga sakit.

Kehidupan yang jauh dari kota, fasilitas kesehatan yang jauh dan butuh waktu lama untuk sampai ke kota membuat saya menggunakan dana itu untuk membeli buahan atau vitamin yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh. 

Sehari, dua hari sampai seminggu saya gunakan dana itu. Setelah dihitung besarnya uang yang keluar seperti pembelian vitamin, makanan, buah yang bisa membantu meningkatkan imunitas cukup banyak. Saya jadi berpikir bahwa inilah fungsi dana darurat yang sebenarnya.

Pernah juga saya menggunakan dana darurat ketika ada hajatan orang terdekat di kala akhir bulan. Uang bulanan yang tinggal beberapa ratus tidak akan mungkin untuk digunakan. Oleh karena itu, saya ambil dana untuk menghadiri hajatan itu dari dana darurat yang ada.

Kita memang tidak menginginkan musibah atau kedaruratan terjadi. Kita ingin hidup seperti biasa, kebutuhan harian tercukupi dan tidak ada kegiatan atau keadaan darurat.


Namun, yang namanya kehidupan tidak selamanya berjalan sesuai rencana kita. Ada kalanya ada peristiwa duka yang membuat kita harus mengeluarkan dana untuk mengatasinya. 

Kita sangat bisa mengatasi hal-hal darurat dengan dana darurat. Inilah versi saya dalam mengola dana darurat.

Baca Juga: 3 Cara Mengatur Dana Darurat, Meskipun Terjadi Krisis Ekonomi Akibat Perang
 

Tips Menyiapkan Dana Daruat dari Pengalaman Pribadi

Pertama, saya akan menyisihkan sejumlah uang sebagai dana darurat setiap bulan dan tidak menggunakan kecuali untuk hal-hal yang darurat saja.

Kedua, saya akan memastikan peruntukan pengeluaran dana darurat itu pada tempat yang semestinya. Jangan sampai dana darurat itu dipakai hanya untuk membeli kebutuhan tersier.

Ketiga, jangan ragu mengeluarkan dana darurat jika memang dibutuhkan. Prinsip 'eman-eman' untuk hal-hal yang darurat seharusnya ditinggalkan.

Sepenting itukah dana darurat? Penting dong. Dengan dana darurat kita tidak bingung dalam mengatasi situasi darurat. Misalnya, ketika konflik Iran-Israel dan Amerika berdampak terhadap perekonomian kita, harga serba mahal.

Kita bisa mengambil dana darurat untuk itu sehemat mungkin. Sebab kita tidak akan mengambil risiko berutang dengan orang lain.

Jangankan kita masyarakat biasa, sebuah lembaga pun bisa dipastikan memiliki dana darurat. Ini menunjukkan bahwa dana darurat itu penting, tetapi masih banyak yang tidak menyadarinya.






---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung