Belajar dari Idulfitri: 6 Kiat Mengendalikan Diri Menghadapi Badai Ekspektasi


5. Kamu Tidak Sendirian

Percayalah, pura-pura kuat hanya kelihatan keren di awal karena memang seberat itu. Daripada memendam sendirian lalu jadi bom waktu cobalah bercerita kepada seseorang.

Bisa sahabat dekat, journaling kalau kamu tipe orang introvert. Jika sudah tak tertahan, jangan ragu meminta bantuan profesional.
 

6. Kita Tak Bisa Memuaskan Semua Orang

Ini mungkin yang paling sulit, tapi paling membebaskan. Sadari kamu bukan eskrim yang mampu memuaskan semua manusia. Kendati telah menuruti konstruksi sosial, mulut nyinyir akan tetap menganggap kamu 'tidak sesuai standar'.

Sudah bekerja dinilai kurang karena masih jadi staf, baru menikah akan divonis mandul karena tidak langsung hamil, sudah punya anak 1 akan dicap orang tua jahat karena si anak kesepian, dan seterusnya. Penilaian akan terus muncul, ego akan terus mengusikmu.

Tidak peduli seberapa keras kamu berusaha, akan selalu ada standar yang berubah. Menerima kenyataan ini dapat mengurangi tekanan secara signifikan.

Untuk itu, fokuslah pada progres diri. Masa bodohlah pada validasi orang lain karena perjalanan kehidupan setiap orang berbeda.







---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung