Berburu Lobster Udang Batu

Lobster Illustration - Canca

Lobster Illustration - Canca

Like

Siapa yang tak kenal dengan hewan laut yang satu ini?

Bercangkang dengan warna yang berfariasi. Selain cangkangnya yang dapat dijadikan hiasan, dagingnya dapat diolah untuk sajian lezat.

Tidak heran, di restoran restoran besar di negara Indonesia tidak susah untuk menjumpai menu ini. Wajar, jika harganya lumayan mahal, karena dagingnya sangat lezat. Masyarakat China dan Korea pun sangat tergoda dengan makanan ini.

Khusus di daerah saya, Kab. Sumba Timur, orang China yang membeli lobster ini tidak pernah menawar harga, walaupun harus mengeluarkan uang yang lumayan besar. Mereka lebih memperhitungkan lezatnya daging lobster jika telah diolah.

Untuk saat ini, lobster masih menjadi salah satu menu favorit di restoran-restoran yang menyajikan makanan laut.


Di artikel ini, saya mau menjelaskan kepada pembaca tentang cara mencari dan menangkap lobster. Oke, kita langsung saja.

 

Berburu lobster - dokumen pribadi

Berburu lobster - dokumen pribadi


Cara mencarinya, tidak semua laut ada lobsternya. Jika di tempat anda sudah dipastikan ada lobsternya, pergilah ke bagian laut yang banyak batunya.

Soalnya, lobster lebih banyak bermain dan mencari makanan mereka dibebatuan, yaitu rumput laut yang ada dibatu batu tersebut. Nah, untuk menangkapnya bisa menggunakan jala atau pukat.

Namun di daerah kami, bagi mereka yang tidak memiliki pukat, menangkap lobster bisa dengan tangan saja.

Caranya sangat mudah, yaitu dengan mengambil waktu air laut pasang surut. Di waktu itu, kami biasa pergi ke laut untuk menangkap lobster.

Alat yang perlu kita gunakan ialah sebatang kayu untuk melumpuhkan lobster tersebut. Terkadang, ada lobster yang bersembunyi di lubang batu, gunakan kayu tersebut.