5 Strategi Bisnis Fashion ala Womenwear yang Bisa Ditiru dengan Modal Terbatas

5 Strategi Bisnis Fashion ala Womenwear Lewat Toko Offline dan Online yang bisa Dicontek, Cuan Meski Modal Terbatas. Sumber Gambar Instagram Womenwear

5 Strategi Bisnis Fashion ala Womenwear Lewat Toko Offline dan Online yang bisa Dicontek, Cuan Meski Modal Terbatas. Sumber Gambar Instagram Womenwear

“Aku punya modal segini nih, penginnya sih kugunakan untuk bisnis fashion. Daripada aku bengong dan yang habis kan?

Mending kugunakan untuk jualan, yah…meskipun bisnis tidak selalu semanis…paling tidak, apapun yang terjadi aku dapat pelajaran dari bisnis tersebut, ya kan?
 
Tapi, biar aku nggak rugi-rugi banget. Atau hamdalah kalau untung dan bahkan untung banyak. Gimana ya?”
 

5 Strategi Bisnis Fashion ala Womenwear yang Bisa Ditiru dengan Modal Terbatas

Berikut adalah strategi bisnis fashion ala Womenwear yang bisa ditiru dengan modal terbatas:

1. Bukan Banyak Barang, tapi Fokus Dulu

  1. Jangan membeli terlalu banyak model, warna, dan ukuran dulu ya. 
  2. Be-emers bisa tiru metodenya Womenwear dengan fokus ke satu atau beberapa produk dulu 
  3. Beri nama yang keren, menggelitik, dan membuat tertarik pelanggan, misalnya “Mesty dress” 
 

2. Toko yang Enak Dikunjungi dan Enak Buat Foto

Misalnya: 
1) Penataan yang rapi dan sesuai tema
Seperti yang terlihat di foto, Womenwear banyak mengusung tema krem dan putih untuk mendukung kesan anggun dan alami. Siapa sih, cewek yang nggak ingin tampil anggun nan alami?
 
2) Ada fasilitas fitting
Penting juga Be-emers, paling nggak satu buah cermin yang besar yang ditata dengan indah lah ya. Karena seringkali, keputusan pelanggan untuk membeli fashion di toko offline, itu karena dia melihat dirinya nampak indah di cermin.
 
3) Wangi toko khas
Biar pelanggan betah berlama-lama, pilih, dan beli koleksi fashion kita, dan biar toko juga semakin kelihatan profesional Be-emers, Be-emers bisa pilih parfum untuk tokonya Be-emers, biar khas banget gitu.
 

3. Nama Toko atau Brand yang “Tidak Bisa Dilupakan”

Orang kalau sudah suka sama sesuatu, namanya paling enggak bakal diingat-ingat terus nggak sih Be-emers?
 
Tapi gimana mau ingat, namanya saja tidak punya. 
 
Nama ini juga penting banget nantinya, jika Be-emers bakal buka toko secara online, baik di sosial media ataupun di pasar online.
 
Jadi jangan sampai ada kejadian:
"Bagus banget koleksi bajunya! Apa ini merknya? Beli di mana? Apa Ig (Instagram)-nya?”
 
Hanya dijawab dengan tatapan bengong orang yang ditanya dan berakhir dengan jawaban “Nggak tahu! Aku beli di salah satu toko di kota ini nih! Nggak tahu juga ig-nya!”
 
Akan beda cerita kalau, “Oh ini koleksinya Womenwear nih! Baguskan! Cek aja Ig sama marketplace-nya, juga Womenwear!” Beda kan..?