Gunakan Dana Darurat Dengan Bijak! (Sumber: Freepik.com dan Canva)
Be-emers, pernah merasa enggak sih? Dana darurat itu kan uang yang gak akan disentuh kecuali ada keadaan darurat, tapi karena kita merasa masih punya uang cadangan, kita jadi merasa lebih lega.
Padahal, dana darurat itu bukan untuk dana pribadi yang bisa digunakan seenaknya lho, Be-emers!
Pemahaman ini perlu untuk dihentikan karena dana darurat seharusnya digunakan untuk kondisi-kondisi tertentu, seperti kondisi ekonomi keluarga yang lagi berat atau biaya untuk pengobatan.
Fungsi sebenarnya dari dana darurat itu sebagai pelindung finansial kita, karena sering kali ditemukan dana darurat digunakan dengan pola tambal menambal.
Misalnya, sebagian kecil dana darurat akan diambil untuk kebutuhan pribadi, lalu ketika sudah ada pemasukan, akan dimasukan kembali untuk menutupi kekosongan dana yang telah diambil sebelumnya.
Mungkin terlihat aman saja, tapi pola ini bikin dana darurat kamu tidak akan cepat nambah karena uangnya cuma berputar di lubang yang sama.
Padahal, dana darurat itu penting karena bisa memberikan perlindungan dari kekacauan finansial yang kamu hadapi. Sebagian besar orang yang tidak punya dana darurat biasanya lebih gampang tertekan, meskipun sebenarnya tidak ada keadaan mendesak, karena selalu ada rasa takut kalau tiba-tiba butuh uang.
Ketika kamu sudah punya dana darurat, kamu bisa tetap bikin keputusan tepat tanpa panik karena tidak lagi memikirkan “Uangnya dari mana, ya?..”. Selain jadi penolong jangka pendek, dana darurat juga bisa melindungi aset dan kondisi finansial kamu untuk jangka panjang.
Supaya Tiap Hari Enggak Darurat: Tips Mengatur Dana Darurat yang Bisa Diterapkan!
Makanya, kamu harus bisa mengatur kembali dari awal supaya tidak ada kebocoran pada dana darurat.Biar lebih gampang, ini rekomendasi cara untuk mengatur dana darurat kamu dengan baik!
1. Pahami Pengeluaran Per Bulan
Untuk bisa memulai tabungan dana darurat, kamu perlu menghitung pengeluaran utama bulanan seperti makan, transport, listrik, cicilan barang, biaya keluarga, dan kebutuhan wajib lainnya.Pada umumnya, target darurat ada di kisaran 3–6 bulan dari total pengeluaran utama per bulan. Kalau kamu sudah tahu batas pengeluaran dari kebutuhan prioritasmu, targetnya jadi lebih realistis.
Ingat ya Be-emers, kamu juga harus menyesuaikan kembali dengan pendapatan dan pengeluaran milikmu sendiri agar lebih mudah!
2. Tentukan Fokus Dana Darurat
Nah, dana darurat juga perlu fokus yang jelas terkait hal-hal yang akan diprioritaskan untuk kebutuhan darurat tertentu.Kamu bisa membentuk dana darurat menyesuaikan dengan prioritas mu, seperti dana darurat kesehatan, dana darurat bisnis, dan dana darurat pendidikan. Hal ini agar kamu bisa menjadi lebih disiplin dan teratur untuk mengontrol dana darurat.
ALLMEIRA RAISSA HARTOMO
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.