5 Langkah Membangun Brand Fashion Lokal untuk Go International ala Womenwear

5 Langkah Strategis Membangun Brand Fashion Lokal untuk Go International Ala Womenwear. Sumber Gambar Instagram Malvika Amaliah

5 Langkah Strategis Membangun Brand Fashion Lokal untuk Go International Ala Womenwear. Sumber Gambar Instagram Malvika Amaliah

Like
Be-emers, membangun brand fashion lokal untuk bisa go international itu bukanlah perkara yang mudah. Tetapi tentu tetap bisa dilakukan dengan kerja keras. 
 
Kuncinya terletak pada perpaduan antara pondasi yang kuat, kualitas global, dan pemanfaatan teknologi.
 
Dan berikut adalah 5 langkah strategis membangun brand fashion lokal untuk go international ala Womenwear
 

5 Langkah Membangun Brand Fashion Lokal untuk Go International ala Womenwear 

Berikut adalah 5 langkah strategis membangun brand fashion lokal untuk go international ala Womenwear yang bisa kamu tiru: 
 

1. Perkuat Pondasi Operasional (SOP) 

Be-emers, pondasi bisnis yang kuat adalah syarat utama untuk dapat melangkah ke dunia internasional. Hal ini bisa dilakukan dengan penerapan Standard Operating Procedure (SOP) yang ketat di berbagai lini, seperti:
  1. SOP pemilihan bahan: untuk menjamin bahan baku yang berkualitas 
  2. SOP produksi dan quality control: untuk memastikan setiap produk yang diproduksi berkualitas dan memenuhi standar internasional
  3. SOP penanganan limbah: sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen menangani limbah fashion dengan benar. 
  4. SOP SDM: menjamin hak-hak dan kesejahteraan karyawan bisnis fashion diberikan dengan benar.
Tanpa sistem yang kuat maka produksi akan terhambat, pertumbuhan dan perkembangan bisnis lokal ataupun ke mancanegara juga akan terhambat. 
 
Keberhasilan Womenwear hingga saat ini, selama 11 tahun, menunjukkan bahwa pondasi Womenwear pun kuat.
 

2. Kuat Visi dan Misi 

Visi dan misi yang kuat akan menyatukan seluruh orang dalam bisnis fashion tersebut untuk bergerak bersama. 
 
Visi yang mudah dipahami, misalnya “Womenwear, membawa fashion lokal dari Serang ke dunia internasional.

Memadukan sentuhan budaya lokal dengan desain modern dan minimalis yang tetap relevan dengan selera global.” Akan membuat bisnis fashion tersebut tetap berada di jalur yang benar.
 
 

3. Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Profesional 

SDM merupakan faktor kunci dalam bisnis fashion. Terutama saat akan go internasional.
 
Hubungan kerja harus didasarkan pada aturan yang adil dan profesional. Penegakan peraturan juga harus tegas untuk mencegah konflik internal dan memastikan SDM-SDM yang unggul tetap loyal pada brand fashion tersebut.

Bukan sebaliknya, SDM yang kurang bermutu bertahan di dalam, sedangkan yang bermutu “kabur” semua, karena sistem yang tidak tegas.
 
Keberhasilan brand Womenwear hingga sejauh ini menunjukkan bahwa SDM juga dikelola dengan tegas dan profesional oleh Womenwear.