Jogging, Manfaat dan Alasan Olahraga Ini Viral

ilustrasi jogging di alam.(sumber : freepik)

ilustrasi jogging di alam.(sumber : freepik)


Lari atau jogging adalah salah satu olahraga yang kini tengah hype banget di masyarakat. Itu berlaku tidak hanya bagai kalangan millenial atau Gen-Z, tapi juga kaum tua.

Banyak orang membicarakan olahraga yang mengandalkan kaki itu. Baik di percakapan café, warung kopi ataupun di jagat maya. Konten lari maupun pelari konten kerap nongol di beranda saat scroling TikTok maupun Instagram.

Kamu juga bisa melihat secara langsung fenomena ini di kotamu. Datanglah ke spot-spot jogging kota. Biasanya kalau pagi atau sore hari, orang dari berbagai generasi akan tumpah di area itu. Apalagi kalau hari libur. Bahkan tidak hanya jogging track, jalan-jalan di pusat kota maupun komplek perumahan juga jadi arena jogging dadakan.

Fenomena itu diperkuat dengan data event lari yang meroket beberapa tahun terakir. Berdasarkan data yang dihimpun Jadwal Lari Indonesia misalnya, event lari pada 2025 sudah tembus 600+. Secara trend juga naik dari 2021 yang hanya 88 event. Angkanya naik drastis sejak 2024 yang sudah tembus 420 event.

Kemudian yang jadi pertanyaan adalah, mengapa olahraga yang dulunya membosankan kini jadi gaya hidup. Nah kesempatan kali ini penulis akan mengupas hal itu.


 

Modal Niat Mendadak Viral


Medsos dan Influencer: Jelas bahwa medsos saat ini sudah begitu dominan dalam mempengaruhi gaya hidup, perilaku dan kiblat manusia di bumi. Apa yang viral di medsos akan banyak menggerakkan masyarakat. Termasuk dalam hal ini adalah budaya lari yang untungnya kebiasaan baik.

Tidak sedikit influencer yang berpengikut besar mulai ikut-ikutan lari. Termasuk para artis papan atas. Sebut saja Febby Rastanty, Gisel, hingga dr.Tirta. Mereka gemar membagikan aktivitas, tips hingga outfit lari di medsosnya. Sehingga kebiasaan baik inipun menular pesat dan diikuti masyarakat dari berbagai generasi.

Pulih Pasca Pandemi: Jika diruntut, aktivitas lari ini mulai naik daun pada 2021 – 2022. Nah saat itu Bangsa Indonesia telah mulai lepas dari Pandemi Covid-19. Masyarakat begitu terkekang aktivitasnya selama pandemi. Karena ada PSBB. Sehingga orang butuh aktivitas luar ruang dan lari jadi alternatif. Dengan lari, bisa menghirup udara segar dan bebas.

Low Barrier to Entry: Lari atau jogging ini termasuk olahraga yang paling gampang untuk dilakukan. Kamu tinggal keluar rumah dan menggerakkan kakimu menapaki jalan raya. Apalagi kamu tinggal di perumahan elite, biasanya jalan perumahan sangat mendukung untuk arena lari. Modal utama hanya niat.

Hal itu beda dengan olahraga seperit gym. Biasanya kamu perlu menjadi member dulu untuk bisa masuk ke arena gym. Begitu juga dengan perlengkapannya, lari terbilang sangat terjangkau dibandingkan dengan olahraga seperti tenis, golf, gowes. Kamu tinggal pakai sepatu.

Untuk lari, kamu juga tidak sampai perlu sewa tempat seperti tenis, badminton, sepakbola, renang, futsal. Kamu bisa ke jogging track di kotamu. Paling hanya keluar uang parkir. Atau kamu memanfaatkan jalan – jalan mulus dikotamu saat tidak ramai, itu malah bisa gratis.