Lebih Hafal Promo daripada Label Nutrisi, Kok Bisa?


Selalu Teringat Dua Nikmat yang Sering Dilalaikan Manusia

Sekarang ini, menjaga kesehatan bisa dikatakan cukup murah. Caranya dengan tidak terlalu banyak membeli makanan maupun minuman yang kandungannya tidak sehat. 

Akan tetapi, kesehatan bisa jauh lebih mahal ketika sudah mulai hilang. Saya teringat pada sebuah pesantren, sering ada para santri yang membawakan kultum setelah salat Dzuhur berjamaah di masjid. Oleh karena para santri tersebut terbiasa menghafal Al-Qur'an, maka untuk bahan kultumnya juga dihafal. 

Akhirnya, yang muncul malah seperti template. Kemarin temannya, sekarang dia, besoknya temannya yang lain lagi, tetapi temanya itu-itu saja. 

Meskipun cuma itu-itu yang disampaikan, tetapi cukup menohok saja. Mereka sering sekali mengambil dalil berupa hadits Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

Ada dua nikmat yang sering dilalaikan manusia atau dalam arti lainnya adalah banyak manusia yang tertipu di dalamnya, yaitu: nikmat sehat dan waktu luang. 


Be-emers mungkin sering merasa bahwa ketika sehat dan punya waktu luang, hidup terasa tenteram saja bukan? Terasa enak dan nyaman bukan? 

Nah, justru di situlah tantangannya. Ketika kita merasa sehat dan ada waktu luang, akhirnya bisa jadi malah terjerumus kepada sesuatu yang merugikan diri kita di masa yang akan datang. 

Seperti itu tadi contohnya, membeli produk makanan dan minuman tanpa melihat komposisi nutrisinya secara detail. Asal beli saja, asal bayar saja di kasir. Tidak pakai utang lagi. 

Padahal, kita masih sehat dan ada waktu luang, artinya ada waktu untuk mencermati isi kandungan zat dari kemasan produk tersebut. Namun, ketika sehat dan waktu luang tersebut dilupakan, maka jangan salahkan diri, jika penyakit menghampiri. 

Tentunya, kita ingin hidup lebih lama, tidak perlu juga, sih, sampai 1.000 tahun seperti orang yang kamu tahu itu. Kita ingin tidak hanya hidup lebih lama, tetapi juga sehat-sehat terus.

Buat apa hidup lama, tetapi sakitnya terus menggigit? Buat apa chat terus di WA, sedangkan dia sudah menutup pintu komunikasi sedikit demi sedikit?   

Jadi, kita ingin hidup sehat itu bukan cuma ikut tren dan jangan tertipu kemasan makanan atau minuman sebab tubuh kita bekerja setiap hari, setiap saat. Menyajikan yang terbaik untuk diri kita sendiri.

Masa kita mau merusaknya pelan-pelan? Jangan sampai terjadi, kita malah lebih hafal dengan promo dari minimarket favorit kita dibandingkan jumlah gula yang masuk ke dalam tubuh. 






---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung