Puasa Tarwiyah dan Arafah: Ketika Menahan Lapar Justru Membuat Hati Lebih Kenyang


Puasa Memang Tidak Cuma Menahan Lapar dan Haus

Keistimewaan bulan Zulhijjah ini memang berbeda dengan bulan suci Ramadan. Silakan kamu cek sendiri, 10 hari pertama di bulan Zulhijjah adalah hari-hari yang paling dicintai oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 

Kenapa bulan Zulhijjah ini punya keistimewaan tersendiri? Jawabannya karena mengumpulkan dua ibadah yang agung, antara lain: kurban dan haji. Selain di bulan Zulhijjah, dua ibadah tersebut tidak bisa dilakukan. 

Jadi, bulan ini memang bulan ibadah, terutama di awalnya. Oleh karena itu, bagi yang belum melaksanakan ibadah haji, maka disunnahkan untuk berpuasa. 

Ibadah puasa juga termasuk ibadah yang sangat istimewa. Kalau salat, masih terlihat. Begitu pula zakat fitrah, sedekah, membaca Al-Qur'an, termasuk haji dan umrah itu sendiri. 

Namun, puasa, yang tahu adalah cuma kita dengan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Orang lain bisa tahu kita puasa jika kita sendiri yang memberitahunya. 


Ibadah puasa susah dijangkiti riya. Orang lain 'kan susah mengetahui kita puasa atau tidak. Sebab, hampir sama orang yang puasa atau tidak puasa. Jalannya tetap sama, aktivitasnya juga tidak jauh berbeda. 

Tidak mungkin ada orang berpuasa, baru jalan dua langkah langsung ambruk. Jalan lima langkah lagi, pingsan. Ketika ditanya, jawabannya karena sedang puasa. Sepertinya itu lebay, deh. 

Tidak ada orang yang meninggal dunia karena puasa dan tidak ada juga orang miskin karena sedekah. Orang yang meninggal dunia karena kebanyakan makan, banyak. Yang miskin karena judi online, wow, lebih banyak lagi!

Pahala dari puasa juga tidak terbatas. Allah tidak menyebutkan jumlah pahalanya di Al-Qur'an maupun hadits Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam karena Allah sendiri yang akan membalasnya. 

Inilah ibadah puasa sebagai solusi bagi berbagai macam penyakit manusia modern. Ketika puasa, kita jadi belajar menahan diri. Makanan yang jelas-jelas halal saja ditahan, apalagi yang haram.

Kita juga belajar mengurangi hawa nafsu. Hati kita akan jadi lebih tenang, lalu lebih mudah introspeksi. Tidak lupa, kita lebih sadar nikmat makanan. Begitu banyak makanan yang kita santap tanpa berhenti, belum tentu orang lain bisa menikmatinya setiap hari.

Dan, pada akhirnya, kita jadi lebih dekat dengan Allah. Ada semacam koneksi yang kuat antara kita dengan Allah melalui ibadah puasa ini. Sebab itu tadi, yang tahu cuma kita dengan Allah. Orang lain belum tentu tahu, bahkan pasangan kita sendiri. 
 

Penutup yang Indah di Akhir Tahun

Lho, Mas, ini kan bulan Mei, masa akhir tahun? Yap, benar, ini memang bulan Mei. Apalagi jika ada yang ditanya "kapan nikah", tinggal jawab saja "Mei". Ternyata, diteruskan jadi: maybe yes, maybe no! Oalah. 

Akhir tahun yang dimaksud di sini adalah tahun Hijriyah. Bulan Zulhijjah adalah bulan terakhir di tahun Islam tersebut. Jadi, melakukan ibadah di akhir tahun ini dapat menjadi sarana refleksi akhir tahun sekaligus awal yang indah untuk tahun berikutnya. 

Masih banyak kita temukan orang yang kenyang makanan, tetapi lapar akan ketenangan. Kondisi yang mirip adalah perutnya penuh, tetapi hati terasa rapuh. 

Seharian hanya dihabiskan dengan scrolling tanpa henti. Memang sih, banyak hiburan di HP, tetapi pikiran masih tetap lelah. Ditambah dengan yang ada di pikirannya cuma urusan dunia, padahal tidak ada orang yang hidup abadi di dunia. Kalau yang namanya Pak Abadi, banyak. 

Puasa sunnah di bulan Zulhijjah, puasa Arafah, puasa Tarwiyah di tanggal 8 Zulhijjah sebagaimana dikenal sebagian orang, bisa mengerem nafsu duniawi yang seakan tidak mau berhenti. 

Lebih bagus lagi bila mulai berpuasa di tanggal 1 Zulhijjah karena sudah masuk 10 hari yang paling dicintai Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 

Mari kita pandang puasa sunnah ini bukan cuma urusan lapar, haus, dan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, tetapi lebih jauh dari itu semua adalah latihan jiwa.

Be-emers, pernahkah kamu renungkan bahwa kadang tubuh ini memang perlu dikosongkan dulu, supaya hati punya ruang untuk diisi? Kadang jiwa ini perlu untuk dibuat lapar, agar nantinya muncul sabar yang pahalanya pastilah sangat besar.  






---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung