Bagaimana Cara Ibu Rumah Tangga Menyiasati Mahalnya Harga Bahan Baku?
Di tengah tekanan makro yang sulit dikendalikan, ibu rumah tangga memutar otak agar penggunaan gas efisien. Ibu saya juga sudah sejak lama menerapkannya. Apa saja?Gunakan api secukupnya. Banyak orang menganggap api besar mempercepat proses memasak. Padahal, dalam banyak kasus panas berlebih justru terbuang ke udara. Api sedang yang stabil lebih efisien.
Tutup panci saat memasak. Teknik sederhana, tetapi mampu memperpanjang usia gas hingga 20–30%. Dalam jangka panjang, menghemat gas menjadi signifikan.
Masak dalam jumlah banyak. Alih-alih menyalakan kompor berkali-kali, masaklah beberapa menu sekaligus agar frekuensi penggunaan gas dapat disiasati.
Sesuaikan peralatan dapur. Panci yang terlalu kecil untuk memasak di atas api besar membuang energi. Distribusi panas yang optimal adalah kunci efisiensi. Karena itu, selalu sesuaikan alat dapurnya ya.
Tak kalah penting, siapkan bahan makanan sebelum benar-benar dimasak. Utamanya bumbu yang akan ditumis, protein (ayam, daging sapi, dan sejenisnya) sudah dimarinasi lebih dulu. Dengan begini, gas yang keluar lebih optimal penggunannya.
Metode 'panas sisa' (residual heat cooking) juga tak ada salahnya dimanfaatkan. Bagaimana caranya? Matikan kompor beberapa menit sebelum matang, lalu biarkan panas di dalam panci menyelesaikan prosesnya.
Selain kompor tidak terus menerus menyala, panas yang nantinya sudah terkumpul dapat dimanfaatkan maksimal. Cocok jika kamu tengah memasak sup, nasi, sayur, dan makanan rebusan.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung
Erinintyani Shabrina Ramadhini
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.