Cara Menyiapkan Dana Pensiun di Tengah Krisis Agar Masa Tua Tetap Produktif dan Bahagia

Cara Menyiapkan Dana Pensiun di Tengah Krisis agar Masa Tua Tetap Produktif dan Bahagia. Sumber Gambar Adobe Express

Cara Menyiapkan Dana Pensiun di Tengah Krisis agar Masa Tua Tetap Produktif dan Bahagia. Sumber Gambar Adobe Express

Pensiun mungkin identik dengan duduk manis, menikmati hari tua, sambil menunggu uang cair di bank setiap bulan. Juga sedikit ada rasa cemas bingung mau apa, dan kurang produktif.
 
Namun sebenarnya, pensiun yang ideal adalah ketika kita bisa tetap produktif, enjoy, tanpa rasa stress, dan tetap bisa menikmati hari tua karena dana telah disiapkan sehingga tidak bingung mau apa atau tidak ada uang.
 
Jadi gimana nih, menyiapkan dana pensiun, agar nanti saat pensiun hidupnya justru jauh lebih menyenangkan daripada saat ini? Yuk simak 5 langkah strategis berikut?
 

5 Cara Menyiapkan Dana Pensiun di Tengah Krisis agar Masa Tua Tetap Produktif dan Bahagia

Berikut adalah cara menyiapkan dana pensiun di tengah krisis Agar Masa Tua Tetap Produktif dan Bahagia:
 

1. Hitung Kebutuhan Dana Pensiun

Kebutuhan hidup setelah pensiun bisa dihitung dengan cara melihat kebutuhan saat ini dikalikan pangkat jumlah tahun yang dibutuhkan ke depan, yaitu:

Biaya hidup mendatang: biaya saat ini x (1+inflasi) pangkat tahun ke depan
 
Misalnya jika saat ini biaya hidup perbulan kita 3 juta, dengan mengambil data dari bank Indonesia yaitu rata-rata inflasi 3%per tahun, dan masih ada waktu 20 tahun lagi untuk pensiun, maka : 
  • Biaya hidup perbulan setelah pensiun : 3.000.000 x (1+0.03) pangkat 20=5,4 juta.
  • Maka itulah biaya perbulan hidup kita nanti setelah pensiun, sekitar 5,4 juta.


2. Menghitung Jumlah Total Kebutuhan Berdasarkan Angka Harapan Hidup

Jika kita ambil data dari halodoc.com, bahwa angka harapan hidup rata-rata rakyat Indonesia adalah 78 tahun, maka masih ada biaya hidup yang harus disiapkan minimal 18 tahun. 

Dengan menggunakan rata-rata inflasi 3%, maka total kebutuhan hidup selama 18 tahun adalah sekitar 1,54 miliar. Angka yang lumayan ya?
 
 

3. Mulai investasi dari Sekarang 

  • Jangan ditabung: sebaiknya tidak menyimpan dana pensiun dalam bentuk tunai atau ditabung secara konvensional. Karena nilai uang yang kita simpan saat ini nilainya justru menurun seiring berjalannya waktu.
  • Investasi ke beberapa jenis instrumen: meskipun untuk jangka panjang saham sangat menggiurkan, tetapi akan lebih bijak jika dana untuk pensiunan tersebut tidak disimpan seluruhnya ke satu jenis saham. Investasikan dana tersebut ke beberapa instrumen sekaligus. Misalnya ke beberapa instrumen saham, di logam mulia, obligasi hingga properti misalnya dengan beli tanah.