Gimana Sih Caranya Punya Portofolio Keuangan yang Sempurna?

Wish List - Canva

Wish List - Canva

Like

Kamu pastinya punya wish list dong? Dari kendaraan, sepatu, hingga rumah impian, tentu jadi hal yang menyenangkan kalau terwujud.

Meski begitu, harapan cuma bakal jadi harapan kalau enggak ada usaha untuk mewujudkannya. Sekalipun pendapatan kamu sudah lebih dari cukup, kalau kamu enggak punya portofolio keuangan yang baik, wish list kamu pun bisa sulit terwujud nih.

Adapun, dikutip dari laman Bisnis, portofolio keuangan merupakan sebuah istilah untuk orang yang punya rekening pensiun cukup, bebas utang, punya cadangan uang darurat enam bulan, investasi beragam di berbagai jenis aset, dan berinvestasi dalam diri mereka.

Kamu sudah memenuhi semua itu belum?

Kalau belum, mumpung masih muda, yuk kita coba bangun portofolio yang sempurnah dari sekarang biar wish list bisa terwujud!


Baca Juga: Perlukah Meninjau Ulang Portofolio Investasi? Ini Tipsnya
 

Bikin Daftar Aset

Pertama, coba bikin daftar aset yang kamu punya terlebih dahulu, kayak kendaraan, saham, dan tabungan. Kemudian, bikin juga daftar kewajiban seperti utang atau cicilan yang perlu kamu lunasi.

Ingat, jangna ada yang dikurangi atau dilebihkan ya saat membuat daftar aset ini. Soalnya, daftar tersebut bakal jadi gambaran keuangan kamu saat ini dan bisa bantu kamu untuk menentukan strategi selanjutnya.
 

Bayar Utang

Kalau kamu punya utang atau cicilan, coba urutkan dari yang bunganya paling tinggi. Selain itu, tentukan juga berapa banyak kamu mampu menyisihkan gaji untuk mencicil utang setiap bulan.

Enggak cuma itu, kamu juga bisa bayar saldo minimum pada semua lini utang kecuali yang ada di peringkat tertinggi dalam daftar. Kamu bisa lanjutkan proses ini sampai semua akun kartu kredit atau tagihan dibayar lunas.

Memang sih, proses ini bakal memakan waktu. Namun, kamu bisa mencegahnya dengan enggak menambah utang atau tagihan yang baru terlebih dahulu hingga semua kewajiban di daftar tersebut lunas.

Bahkan, kalau kamu mau menyisihkan dana untuk akun reksadana atau investasi lainnya, lebih baik hentikan sementara untuk dialihkan membayar utang terlebih dahulu. Kalau kewajiban sudah clear, hati pun lebih tenang dan siap bikin rencana keuangan baru.
 

Bisa Mulai Investasi Rumah dan Siapkan Dana Darurat

Kalau kewajiban kamu sudah aman dan dana yang kamu miliki sudah siap, enggak ada salahnya kok untuk memulai investasi rumah. Soalnya, dalam membangun portofolio keuangan yang sempurna, kamu bisa menabung untuk membayar uang muka (down payment/DP) rumah.

Dengan punya rumah sendiri, kamu pun bisa mengubah biaya sewa tempat tinggal jadi ekuitas. Meski begitu, kamu juga jangan lupa untuk menyiapkan dana darurat ya!

Tabungan atau dana darurat juga bisa bermanfaat untuk menghadapi badai yang tak terduga termasuk perbaikan rumah, menganggur, dan tagihan medis. Minimal, kamu punya cadangan tunai berupa dana darurat yang harus cukup untuk menutup hingga enam bulan.

Baca Juga: Harga Properti Naik Terus, Ini Tips Beli Rumah dengan KPR