Harga Properti Naik Terus, Ini Tips Beli Rumah dengan KPR

Houses - Canva

Houses - Canva

Like

Selain jadi kebutuhan primer untuk tempat tinggal, rumah juga bisa menjadi salah satu aset investasi yang menjanjikan. Adapun, harga properti juga cenderung naik setiap waktunya.

Di sisi lain, rupanya hal itu enggak sebanding sama banyaknya masyarakat yang kesulitan untuk beli rumah. Selain belum adanya kesadaran berinvestasi, pemasukan yang belum stabil juga jadi pemicu sulitnya punya rumah pribadi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2019, demand properti diketahui berasal dari penduduk kelas menengah ke atas. Hal itu dipengaruhi oleh status ekonomi yang sejahtera dalam menabung!

Sementara itu, alternatif mencicil rumah seperti melalui KPR, juga bisa kamu coba. Nah, biar enggak keuangan kamu tetap aman dan dapat mencicil dengan bijak, dikutip dari laman Bisnis, ini tips untuk kamu sebelum memutuskan beli rumah dengan KPR.

Baca Juga: Tertarik Beli Rumah KPR Subsidi? Bank Ini Tawarkan Bunga Tetap 10 Persen untuk 3 Tahun
 

Pahami Kondisi Kamu

Pertama, kamu perlu bertanya dulu sama diri sendiri, apakah kamu sudah layak belum untuk mencicil rumah?


Hal ini penting banget agar kamu bisa menyesuaikan cicilan dengan kondisi finansial. Soalnya, saat kamu mengajukan KPR, biasanya pihak bank atau lembaga kredit bisa saja memberikan penilaian skor bagus ke kamu karena ketepatan pembayaran angsuran.

Nah, caranya, ketahui dulu rasio utang berbanding aset kamu sendiri. Adapun, nilai rasio utang berbanding aset ini menunjukkan berapa besar aset milik kamu, yang dibiayai utang. Dengan membagi total utang dan total aset, kamu jadi bisa mendapatkan skor untuk rasio tersebut.

Perlu kamu ketahui, nilai ideal dari rasio ini adalah di bawah 50 persen. Kalau nilainya lebih dari 50 persen, itu tandanya nilai utang kamu sudah melebihi nilai aset dan hal ini menunjukkan kondisi finansial kamu enggak sehat.

Makanya. ada baiknya kamu memperbaiki terlebih dahulu rasio tersebut sebelum mengajukan KPR ya!

Baca Juga: Ini Aplikasi dan Jenis-jenis KPR yang Cocok untuk Milenial