AirAsia Bakal Coba Bisnis Ojol? Apakah Ekspansi Menguntungkan?

Air Asia Coba Bisnis Ojol Illustration Web Bisnis Muda - Canva

Air Asia Coba Bisnis Ojol Illustration Web Bisnis Muda - Canva

Di penghujung Maret 2021 lalu, maskapai komersil yakni AirAsia dikabarkan bakal menjajal bisnis Ojek Online alias Ojol lho, Be-emers! Wah, bisnis maskapai AirAsia sedang bangkrut atau mencoba peluang baru nih?

Pandemi memang menekan kinerja maskapai komersial. Ekspansi bisnis pun kerap dilakukan oleh sejumlah maskapai, salah satunya AirAsia.

AirAsia berencana untuk merambah layanan ride hailing taksi dan ojek di Malaysia. Rencananya sih, pihak AirAsia diketahui bakal mengintegrasikan layanan ride hailing tersebut dengan bisnis penerbangannya. Namun, bukan berarti bisa naik pesawat ke mall ya. Hihi

Masuknya AirAsia dalam industri ride hailing tentunya bakal menjadi saingan baru bagi Grab dan Gojek di kawasan Asia Tenggara. Meski begitu, dikutip dari e27, pihaknya justru merasa diuntungkan karena pasar ride hailing sudah terbentuk.

Alhasil, biaya masuk ke pasar ride hailing menjadi rendah lho, Be-emers! Dengan eksisnya Grab dan Gojek di ranah ride hailing, pihak AirAsia lebih hemat dan enggak perlu mengeluarkan biaya untuk eksperimen, hingga melatih pengemudi sebagai mitranya.

Menariknya, ternyata AirAsia juga sudah melakukan ekspansi usaha dalam dua tahun terakhir lho, Be-emers!

Dilansir dari Techinasia, AirAsia cukup gencar untuk mencoba peruntungan di luar bisnis penerbangan. AirAsia diketahui merambah bisnis lain, seperti logistik, e-Commerce, e-Wallet BigPay (Dompet Digital), hingga food delivery.

Wah, banyak juga ya!

Dalam bisnis food delivery, Air Asia punya dua layanan dengan model yang beda di Singapura. Layanan pengiriman makanan yang diberi nama “Santan” tersebut antara lain berbentuk cloud kitchen dan restoran.

Enggak hanya itu, AirAsia bahkan sudah punya aplikasi super atau superapp sejak Oktober 2020 lho! Adapun, di sektor keuangan, AirAsia juga diketahui sudah mengajukan lisensi bank digital di Singapura!

Wah, ekspansi bisnis yang dilakukan AirAsia banyak banget ya, Be-emers? Namun, apakah itu pertanda bisnis penerbangan AirAsia mulai bangkrut?

Baca Juga: Penyesuaian Permenhub: Ini Langkah Terbaru Citilink dan Air Asia

 

Delivery Illustration Web Bisnis Muda  - Canva

Delivery Illustration Web Bisnis Muda - Canva

 

Manfaat dan Strategi Ekspansi Bisnis

Sebenarnya, ekspansi bisnis yang dilakukan oleh suatu perusahaan atau pelaku usaha bukan jadi pertanda kebangkrutan lho! Ekspansi pun wajar dilakukan dalam dunia usaha.

Dilansir dari Ajaib, ekspansi merupakan sebuah aktivitas yang dilakukan perusahaan sebagai bagian dari strategi untuk mengatasi masalah keterbatasan pasar dan stagnasi industri. Ekspansi sendiri dilakukan untuk meningkatkan skala jangkauan usaha.

Hal tersebut bisa ditandai dengan adanya proses penciptaan pasar yang baru, perluasan fasilitas, penambahan pegawai. hingga aspek terkait lainnya. Ada sejumlah alasan kenapa pelaku usaha melakukan ekspansi yakni bisa mendapat pelanggan baru, efisiensi biaya, dan mengurangi risiko

Ekspansi bisa dilakukan dengan menambah produk atau layanan baru, memperluas jangkauan wilayah, hingga melakukan akuisisi atau merger. Ajaib mencatat, setidaknya ada sejumlah manfaat yang bisa kamu dapat dengan melakukan ekspansi bisnis, antara lain:
  • Sinergi yang baik
  • Dana meningkat
  • Skill dan manajemen hingga teknologi meningkat
  • Mengatasi kerugian pajak
  • Likuiditas usaha meningkat

Meski begitu, untuk melakukan ekspansi tentunya enggak bisa sembarangan. Dilansir dari Online Pajak, ini beberapa strategi ekspansi bisnis yang penting untuk kamu pertimbangkan:
  • Siapkan rencana dengan matang
    Pastikan kembali SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat). Selain itu, pastikan kembali tujuan dan alasan dasar kenapa bisnis kamu perlu melakukan ekspansi.
     
  • Siapkan modal yang lebih besar
    Jangan salah, saat melakukan ekspansi, kamu berarti perlu modal tambahan yang bisa mengakomodasi skala bisnis kamu yang baru.
     
  • Kerjasama dengan Pihak Lain
    Beban kamu akan terasa lebih ringan jika dikerjakan bersama dengan pihak lain. Terlebih, dengan kerjasama, kamu bakal punya peluang hingga inovasi baru untuk mengembangkan bisnis kamu lho!
     
  • Gunakan Pemasaran yang Tepat Sasaran
    Enggak kalah penting, pastikan juga kalau kamu menggunakan pemasaran yang tepat dengan sasaran. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko buang-buang modal.
     
  • Ciptakan Variasi Produk
    Terakhir, dengan punya target baru, kamu juga tentunya perlu untuk menciptakan variasi produk. Dengan begitu, ekspansi bisnis kamu enggak akan membosankan.

Nah, kamu sudah mencoba ekspansi usaha belum?