Bermitra dengan ITB, Huawei Indonesia Beri Akses untuk Program Tech-Sharing

Huawei x ITB Tech Sharing Program Illustration Web Bisnis Muda - Canva

Huawei x ITB Tech Sharing Program Illustration Web Bisnis Muda - Canva

Like

Huawei Indonesia yang merupakan cabang lokal dari Huawei yang berpusat di Shenzhen, menjanjikan dukungan berkelanjutan untuk Institut Teknologi Bandung dalam berbagi teknologi, dalam rangka perayaan ulang tahun ITB ke-101 awal pekan ini.

CEO Huawei Indonesia Jacky Chen menyatakan bahwa Huawei Indonesia merasa sangat terhormat untuk membangun kemitraan dengan universitas kelas dunia yang menghasilkan talenta yang kompeten secara global di bidang teknologi dan mendorong inovasi berbasis penelitian di Indonesia.

Dia juga mengatakan bahwa Huawei siap melanjutkan dukungannya yang telah dibangun melalui  program pengetahuan dan teknologi bersama untuk mempercepat perkembangan digital menuju Indonesia yang lebih maju dan inovatif.

Jacky berharap program pengetahuan dan teknologi bersamanya akan meningkat di masa depan karena teknologi pada generasi berikutnya termasuk 5G dan Artificial Intelligence (AI) akan mengalami pemakaian massal. ITB juga termasuk salah satu di antara empat belas universitas di Indonesia yang telah bermitra dengan Huawei dalam penelitian AI.

Menurut Rektor ITB Reini Wirahadikusumah, pihaknya berharap dapat menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Huawei dalam upayanya untuk menjadi kampus pintar dengan pemakaian 5G.


Reini juga mengatakan kemitraan ini berkontribusi pada peningkatan pemahamannya tentang teknologi generasi mendatang yang harus dapat diantisipasi oleh perguruan tinggi, termasuk menyiapkan sumber daya manusia teknologi yang mampu menjawab kebutuhan industri, mematuhi standar kompetensi global, dan mampu membawa transformasi digital ke seluruh lapisan masyarakat, serta melahirkan inovasi-inovasi untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Kerja sama dalam menghasilkan bakat pada bidang teknologi juga telah membuahkan hasil di Kompetisi ICT Huawei global. Tahun lalu, mahasiswa ITB berhasil meraih posisi teratas pada kompetisi global tersebut setelah menjuarai lomba kategori jaringan di tingkat Asia Pasifik.

Pada tahun 2024, Huawei Indonesia menargetkan untuk menumbuhkan 100.000 talenta pada bidang teknologi di tanah air. Menurut Jacky, kerja sama antara pemerintah, industri, dan akademisi juga akan dapat mempercepat langkah menuju transformasi digital yang optimal dan demokratis.

Baca Juga: Jaringan 5G Huawei Dilarang di Inggris, Ada Apa?