Punya Bisnis Sampingan? Yuk Simak Cara Atur Keuangannya

Side Business Illustration - Canva

Side Business Illustration - Canva

Like

Berpenghasilan dari satu sumber saja kadang enggak cukup. Makanya, punya bisnis sampingan pun dinilai bisa jadi salah satu solusi untuk menambah pemasukan.

Namun, bisnis sampingan juga punya tantangan tersendiri. Dari manajemen waktu, konsistensi, inovasi, hingga mengatur keuangan, tentunya enggak boleh luput nih dari perhatian kamu.

Bisa dibilang, manajemen keuangan jadi hal yang cukup krusial dalam sebuah bisnis, enggak terkecuali bisnis sampingan. Apalagi buat kamu yang punya usaha online, meski terdengar simple, tapi bukan berarti bisa dikesampingkan lho.

Dalam sebuah penelitian berjudul Identifikasi Pengelolaan Keuangan terhadap Peluang Usaha Online, salah satu permasalahan yang kerap terjadi di bisnis toko daring ialah pengelolaan usahanya yang kurang serius karena cuma dianggap sebagai usaha sampingan.

Nah, dengan rata-rata bersifat jangka pendek, pengelolaan keuangannya pun jadi enggak konsisten. Waduh, terus gimana ya cara atur keuangan biar bisnis sampingan kita lancar?
 

Bikin Perencanaan Keuangan Khusus

Sama halnya kayak mengatur keuangan pribadi dari gaji bulanan, kamu juga perlu nih bikin perencanaan keuangan khusus bisnis sampingan. Jadi, kamu sudah bisa menerka-nerka pengeluaran, kas, dan utang dari bisnis yang kamu jalani.


Dalam penelitian tersebut, seorang peneliti bisnis bernama Auken menyebutkan kalau kegagalan dalam berbisnis terjadi akibat enggak punya perencanaan keuangan. Kegagalan dalam menjalani bisnis sampingan ini juga bisa terjadi karena para pelaku usaha lebih fokus sama operasional dibanding rencana keuangannya.
 

Jangan Campur Uang Pribadi dengan Bisnis Sampingan

Enggak cuma dalam hal operasional, mengelola keuangan bisnis sampingan juga mesti profesional dong. Hal ini bisa dibuktikan dengan tidak mencampurkan dana pribadi dengan dana usaha.

Soalnya, kamu bakal kesulitan dalam mengatur biaya operasional jika uangnya masih tercampur aduk sama uang pribadi. Hal itu berlaku, meskipun sedari awal kamu membangun usaha sampingan tersebut dari dana pribadi.
 

Buat Pencatatan (Pembukuan)

Biar enggak terpencar kemana-mana, ada baiknya kamu melakukan pencatatan khusus buat si bisnis sampingan. Pencatatan berupa jumlah pemasukan dan pengeluaran ini bakal bantu kamu untuk melacak kemana arah uangmu.

Selain itu, pencatatan (jurnal) keuangan ini juga bisa mempermudah kamu dalam membuat laporan keuangan usaha. Nantinya, kamu jadi bisa tahu, kinerja usaha sampingan kamu cuan atau boncos.
 

Jangan Berlebihan

Terakhir, sebisa mungkin, pastikan kamu enggak melakukan banyak hal yang menyebabkan kas kamu menipis. Misalnya, kamu bisa menahan diri dulu untuk enggak beli bahan baku tertentu karena jumlahnya masih mencukupi.

Dikutip Bisnis.com, buat kamu yang baru mau memulai usaha sampingan, sebaiknya hindari godaan mengeluarkan dana untuk hal-hal yang enggak mendesak. Selain itu, jika kamu memang butuh bantuan pegawai dalam menjalani bisnis sampingan, sebaiknya kamu engga merekrut dalam jumlah banyak terlebih dahulu.