Saat Suku Bunga Tinggi, Dimana Harus Investasikan Uang?

Dimana investasi saat suku bunga naik? (Ilustrasi: Canva)

Dimana investasi saat suku bunga naik? (Ilustrasi: Canva)

Like

Warga negara AS sedang harap-harap cemas karena pasar modal yang bergejolak. Setelah banyak rangkaian peristiwa ekonomi yang terjadi, mereka bingung harus memarkir uangnya dimana.

Federal Reserve mempertimbangkan kenaikan suku bunga lagi. Di masa yang seperti ini tentu harus hati-hati dalam mengelola uang yang dimiliki.

Lisa Chastain, seorang mentor keuangan yang berbasis di Las Vegas, mengatakan sebaiknya warga Amerika menaruh uang mereka di rekening tabungan dengan imbal hasil tinggi.

“Rekening tabungan dengan imbal hasil tinggi memiliki keuntungan tertinggi yang pernah kami lihat sejak sebelum pandemi,” katanya kepada The Post pada hari Kamis.

Jatuhnya saham-saham dan pasar modal yang bergejolak membuat para ahli merekomendasikan agar investasi pada instrumen yang kurang berisiko seperti pasar uang, sertifikat deposito, dan rekening tabungan dengan imbal hasil tinggi.


Investasi yang lebih aman ini memberikan imbal hasil yang bisa mencapai 5%, memberikan pijakan yang kokoh ketika Federal Reserve mempertimbangkan kenaikan suku bunga lagi.

Sertifikat deposito dan obligasi juga jadi instrumen yang disarankan oleh Chastain. “Ini bisa menjadi pilihan bagus bagi rumah tangga yang ingin menyimpan uang mereka di suatu tempat tetapi tidak ingin menginvestasikannya di pasar.”

New York Post juga memberitakan bahwa seorang perencana keuangan, Shinobu Hindert, mengatakan bahwa utang jangka pendek yang didukung pemerintah adalah jenis bunga teraman yang bisa didapatkan.

Dana pasar uang pemerintah berisiko rendah yang menawarkan imbal hasil tahunan rata-rata sebesar 4,29 persen.

Di sisi lain tidak ada tanda-tanda suku bunga akan mereda dalam waktu dekat. Banyak hambatan perekonomian yang memicu ketidakpastian.

Bagi mereka yang bersedia mengambil lebih banyak risiko, Hindert menyarankan reksa dana saham atau dana yang diperdagangkan di bursa sebagai pilihan yang baik, terutama jika uang tersebut tidak akan digunakan selama beberapa tahun.

Namun, Hindert menggarisbawahi soal sertifikat deposito bagi yang bisa mengunci uang selama beberapa waktu dan tidak memerlukan likuiditas.

Pengembalian tahunan sertifikat deposito satu tahun dapat diperoleh sekitar 5 persen dengan berbelanja, katanya.

Hindert juga merekomendasikan rekening tabungan dengan hasil tinggi dari bank online.

“Bagi investor biasa yang mencari tempat aman untuk menyimpan uangnya pada investasi yang lebih aman, banyak bank yang menawarkan harga bagus saat ini,” kata Hindert.

Mau tulisanmu dimuat juga di Bisnis Muda? Kamu juga bisa tulis pengalamanmu terkait investasi, wirausaha, keuangan, hingga lifestyle di Bisnis Muda dengan klik “Mulai Menulis”.
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.