Memulai Usaha Sedini Mungkin dengan Pahami Risikonya!

Membangun usaha dari usia muda akan memberikan manfaat yang besar untuk masa mendatang

Membangun usaha dari usia muda akan memberikan manfaat yang besar untuk masa mendatang

Like

“Umur itu merupakan aset yang berharga, jika kita menyia-nyiakannya, maka datanglah kerugian di kemudian hari”

Siapa sih, diantara kita yang tidak ingin memiliki suatu usaha? Pastinya kalian semua berpikir bahwa membangun usaha itu sangat berisiko bukan?

Sama halnya seperti yang telah dikatakan oleh teman saya, seorang mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya, Prodi Manajemen yang bernama Hisyam. Ia menyebut jika membuka usaha itu harus memiliki pengalaman dan wawasan yang cukup.

Saya sendiri pun berpikir bahwa dibalik itu semua pasti ada cara, pasti ada jalan, untuk kita agar dapat maksimal dalam memulai usaha dari usia dini. Pasti kalian penasaran kan? Apa aja sih triknya kira-kira? Yuk mari kita bahas.
 

Menemukan Minat dan Keahlian Kita

Sumber gambar: Pinterest.com/itskumailsafdar

Sumber gambar: Pinterest.com/itskumailsafdar

Menurut saya, sebelum berpikir lebih lanjut untuk membuat sebuah usaha, kita harus memilih apa yang kita sukai atau minati. Misalnya, saya sendiri sangat suka dengan hal yang berbau fashion, seperti sepatu, aksesoris, dan tas.

Lalu dari situ saya jalani usaha sebagai seorang reseller dan dropshipper barang fashion tersebut yang dimulai saat saya masih remaja. Hal itu menunjukkan bahwa menggali keahlian, minat dan yang sesuai, pasti mengantarkan kita dalam merintis suatu usaha yang baik.

Baca Juga: 11 Ide Bisnis Anti Mainstream dan Strateginya Memulainya


Dalam penelitian Cardon, Gregoire, Stevens, dan Patel (2013) menyebutkan bahwa pemilihan passion saat menjalankan usaha, sangat efektif dalam meningkatkan ketekunan dan efektivitas kita.

Dari kutipan tersebut, dapat disimpulkan bahwa sangat penting untuk kita dalam menjalankan dan membangun usaha yang sesuai dengan passion, baik itu usaha kecil ataupun besar.
 

Memanfaatkan Teknologi dan Akses internet yang Luas

Sumber gambar: Instagram.com/businesstaughter

Sumber gambar: Instagram.com/businesstaughter

Selanjutnya di era sekarang ini, kita pasti telah merasakan adanya manfaat dari teknologi dan internet bukan? Awalnya saya menggunakan media internet sebagai sumber referensi iklan usaha dan siapa saja target konsumen dari usaha yang akan saya buat.

Lalu, kita juga bisa menggunakan aplikasi e-commerce sebagai sarana penjualan yang saya sendiri memakainya untuk memasarkan produk jualan saya. Dengan keberadaan internet, hal itu dapat kita gunakan dan membantu perintissrintisan usaha kita.

Baca Juga: 
Ini Waktu yang Tepat untuk Memulai Usaha dan 3 Alasannya!

Menurut Sekretaris Kominfo Bandar Lampung, Ahmad Nurizki menyebutkan bahwa perkembangan teknologi yang cepat akan membuat masyarakat semakin cerdas dan mampu berinovasi untuk memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

Dengan demikian, Hal itu dapat mendorong remaja agar dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk membangun bisnis online dan mempromosikan usaha secara efektif.


Pahami Risiko dan Belajar dari Kegagalan

Sumber gambar: istockphoto.com/Getty-Images

Sumber gambar: istockphoto.com/Getty-Images

Terakhir, saya merasakan jika membangun usaha itu, kita harus memahami akan risiko yang ada, dan kita juga tahu bahwa dalam menjalani suatu pekerjaan, pasti ada risiko bukan?

Contohnya saya yang awalnya menjalankan usaha kecil. Lalu saya mengalami kegagalan dan saya terus mencoba dengan mengganti model produk sehingga akhirnya saya pun bisa mendapatkan keuntungan.

Dengan demikian, adanya suatu risiko bukan berarti kita harus putus asa dengan adanya hal tersebut, namun kita dapat jadikan pembelajaran yang berharga demi kemajuan usaha kita ke depannya.

Menurut Small Business Administration (SBA), sekitar 30 persen bisnis gagal dalam beberapa tahun awal mereka dan tahun setelahnya bisnis pun meningkat.

Dari data tersebut, sangat jelas jika kegagalan dalam membangun suatu usaha merupakan hal yang wajar dan pasti dilalui setiap orang. Risiko itu bagian dari proses, tapi merencakan untuk mengurangi risiko bisa jadi kunci kesuksesan.

Nah, itu dia beberapa cara yang dapat kita pahami dalam membangun suatu usaha baru di usia dini. Seperti, menentukan fokus minat dan keahlian kita, lalu memanfaatkan secara maksimal teknologi dan internet, dan terakhir mempelajari risiko serta belajar dari kesalahan yang telah kita lalui.

Oh iya, cara yang saya sampaikan juga dapat diterapkan bagi semua kalangan ya. Semoga tips dari saya dapat mengantarkan kita dalam merintis usaha dengan baik. Semangat mencoba ya kawan-kawan!

Pashya Ammar Pondaaga, Manajemen Universitas Pembangunan Jaya


Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.