Investasi Klasik Emas, Tanah, hingga Bangunan, Mana yang Terbaik?

sumber freepik

sumber freepik

Like

Langkah penting dalam merencanakan keuangan adalah investasi. Dalam memilih investasi masih banyak orang yang yang menggunakan cara-cara klasik yaitu dengan menyimpan barang sebagai aset untuk kemudian menjualnya kembali.

Seperti membeli emas, tanah, dan properti sebagai opsi investasi. Hal ini karena investasi jenis ini terbilang mudah dan simpel.

Kita hanya perlu tahu tempat membeli untuk kemudian menjualnya kembali tanpa harus belajar dan tahu ilmunya dahulu seperti saham dan kripto.

Namun, untuk memilih investasi emas, bangunan atau tanah kita memerlukan pertimbangan matang, karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan.

Sebelum memutuskan ada baiknya kita ketahui dahulu kekurangan dan kelebihan masing-masing investasi jenis tersebut.




Kelebihan Investasi Emas:

 

1. Likuiditas Tinggi

Emas mudah dijual dan dicairkan, baik secara online maupun di toko emas fisik. Ini memberikan kemudahan dan akses cepat ke dana jika dalam keadaan darurat.

 

2. Portabilitas

Emas dapat dengan mudah dibawa dan disimpan di mana saja, bahkan dalam jumlah kecil. Hal ini membuatnya ideal untuk investasi jangka panjang dan sebagai aset aman dalam situasi ekonomi atau politik yang tidak stabil.

Baca Juga: Rekomendasi 4 Tas Branded yang Cocok Jadi Investasi Kaum Hawa!

 

3. Ketahanan Terhadap Inflasi

Emas secara historis telah terbukti tahan terhadap inflasi, menjadikannya aset yang menarik untuk melindungi kekayaan dari inflasi dan menjaga daya beli uang.

 

4. Diversifikasi

Emas dapat menjadi diversifikasi yang baik untuk portofolio investasi. Emas memiliki pergerakan harga yang tidak selalu berkorelasi dengan aset lain, sehingga dapat membantu mengurangi risiko keseluruhan portofolio.

 

5. Permintaan Global Tinggi

Emas memiliki permintaan global yang tinggi sebagai aset safe haven dan perhiasan. Membuat emas memiliki nilai intrinsik dan dapat dipastikan bahwa akan selalu ada pembeli potensial untuk emas.
 

6. Kemudahan Investasi

Berinvestasi dalam emas bisa dilakukan dengan mudah dan murah. Kita dapat membeli emas batangan, koin emas, atau bahkan reksadana emas.
 

7. Bebas Biaya Perawatan

Emas tidak memerlukan biaya perawatan atau pemeliharaan yang signifikan.
 

8. Potensi Kenaikan Nilai

Emas memiliki potensi untuk mengalami kenaikan nilai seiring waktu, terutama selama periode inflasi atau ketidakpastian ekonomi.
 

9. Warisan

Selain yang telah disebut di atas, emas juga mempunyai kelebihan lain yaitu emas dapat dengan mudah diwariskan kepada generasi berikutnya, dan nilainya cenderung terjaga atau bahkan meningkat seiring waktu.

Baca Juga: Bingung Pilih Kripto atau Saham? Yuk Pahami Detailnya!

Namun, penting untuk diingat bahwa investasi emas tidak dijamin bebas risiko. Harganya dapat berfluktuasi atau naik turun tidak jelas dan sangat mungkin kita akan kehilangan uang yang dimiliki jika menjualnya di saat yang salah. Emas juga tidak menghasilkan pendapatan pasif seperti sewa dari tanah dan bangunan. Lebih lanjut berikut  kelebihan investasi tanah dan bangunan atau properti