Masa Daring di Masa Corona

Rindu untuk bersama

Like

Masa daring ini, guru, dan siswa harus banyak belajar menggunakan aplikasi. Tidak ada istilah malas dan cuek.

Guru dan siswa akan ketinggalan kalau mengabaikan hal tersebut. Modal untuk mengatasinya  hanya ini memiliki niat belajar dan berusaha. 

Menyampaikan materi dan tugas, tak perlu lagi guru menulis di papan tulis kelas selama pandemi. Begitu juga dengan siswa, tak perlu capek untuk menulis materi dan tugasnya di buku tulis.

Masa sekarang ini, kita sudah praktis untuk menyampaikan materi secara daring. Berbagai aplikasi bersembunyi di playstore, siap dipanggil dan berbagi. Semuanya tergantung kebutuhan kita dan mau kita. 

Di masa corona ini, pasti para guru sudah rindu untuk menyampaikan materi dan memotivasi di depan siswanya. Mengatasi rasa rindu dalam menjelaskan materi cukup gampang, tinggal download screenrecorder dan kinemaster.  Rekaman suara dan video pun siap untuk "memeluk".


Para guru juga pasti rindu untuk melihat wajah siswanya, jari kita siap melakukan GM atau Google Meet pada mereka.

Sebenarnya guru, siswa, dan orang tua sama-sama rindu untuk berjabat tangan dan saling menyapa. Namun, apa daya, kita di masa dimana Corona selalu mengintai jalan kita.

Oleh karena itu, kita harus menerapkan protokol kesehatan. Untuk itu, kita harus menghindari kerumunan dan kontak fisik.

Orang tua juga harus siap memantau hasil kerja anaknya selama daring dan melihat apakah anak tersebut telah memahami, menggerjakan, dan mengirim tugasnya secara daring? Begitu juga dengan siswa, saat sudah memiliki hp dan laptop, tolong dimanfaatkan sebagai media belajar.

Agar tidak muncul rasa curiga dan saling menyalahkan di antara guru, ortu, dan siswa di masa Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), solusinya cukup kerja sama. Kerja sama kunci utama di masa PJJ ini. Oleh karena itu, kita semua  harus selalu sehat.