Strategi Social Media Marketing untuk UMKM

stratgegi social media marketing untuk UMKM

Like

Saat ini mulai banyak orang yang tertarik untuk menjalankan bisnis lantaran keuntungan yang selalu bisa ditingkatkan menggunakan media online.
 
Dilansir dari niagahoster mengatakan bahwa menjadi sebagai social marketing harus bertanggung jawab terhadap pemilihan konten yang baik.

Dikarenakan hal ini akan banyak mempengaruhi dari segi informasi perusahaan. Untuk itu kamu wajib membangun personal connection dengan pelanggan.

Salah satu kegiatan yang penting dilakukan oleh perusahaan startup adalah pemasaran. Seiring dengan perkembangan teknologi, pemasaran dapat dilakukan melalui media sosial.

Karena jumlah pengguna media sosial cukup banyak, sehingga membuka peluang untuk mendapatkan pelanggan lebih banyak. Berikut 5 strategi social media marketing yang bisa kamu terapkan.


Strategi Pemasaran dengan Brand Awareness

Membangun brand menjadi salah satu langkah yang tidak boleh dilewatkan dalam kegiatan pemasaran. Jika brand yang kamu miliki semakin terkenal maka semakin banyak orang yang tertarik untuk membeli produk yang kamu jual.


Brand Awareness kedengarannya memang sulit, terutama bagi kamu yang baru pertama kali menjalankan usaha. Padahal sebenarnya kamu hanya perlu melakukan cara yang sesuai agar strategi ini berhasil.

Sebaiknya pemilihan merek harus mempertimbangkan beberapa hal seperti nama yang singkat dan mudah diingat. Selain itu, pemilihan logo yang menarik juga diperlukan agar orang semakin penasaran dengan produk kamu.

Memang lebih baik jika merek dan logo diserahkan kepada yang sudah profesional. Tentunya salah satu kendalanya adalah kamu harus mengeluarkan dan yang lebih banyak.

Namun jika kamu memiliki dana yang sedikit sedangkan waktu yang kamu miliki cukup luang, kamu bisa menerapkan strategi social media marketing dengan mencoba mendesain logo sendiri. Apalagi saat ini ada banyak aplikasi gratis yang bisa kamu manfaatkan.


Pemilihan Media Sosial yang Tepat

Langkah kedua yang perlu diterapkan adalah memilih media sosial yang potensial untuk pemasaran produk. Salah satu media sosial yang bisa dipilih adalah facebook dan instagram.

Namun pastikan jika sebelumnya kamu sudah setup geotagging pada page bisnis Facebook dengan benar. Hal ini bertujuan untuk memudahkan orang di sekitar untuk mengenali bisnis yang kamu kembangkan.

Biasanya para pemilik akun Facebook memiliki sekitar 100 teman. Dengan demikian, kamu memiliki peluang untuk menjadikan mereka sebagai customer potensial.

Selain itu, kamu juga bisa menarik customer dengan memberikan bonus bagi yang sudah check-in di tempat bisnismu. Dibandingkan mempromosikan kepada banyak orang yang belum tentu tertarik, strategi social media marketing lebih berfokus pada target pasar yang sesuai dengan bisnis.


Membangun Koneksi di Media Sosial

Membangun koneksi di sosial media merupakan hal penting yang harus dilakukan agar kamu bisa mendapatkan pelanggan yang lebih banyak. Oleh sebab itu, sediakan waktu untuk merespon tweet di Twitter bisnis  yang kamu buat atau membalas komen di-posting IG bisnis tersebut.

Memang terkesan menghabiskan banyak waktu untuk sekedar melakukan kegiatan yang satu ini. Namun, manfaat dari strategi ini sangat menguntungkan untuk perkembangan bisnis di masa yang akan datang.

Agar lebih rutin dalam membangun koneksi di media sosial maka kamu perlu menyusun jadwal konten yang akan diposting minggu depan. Konten yang telah dijadwalkan untuk minggu depan akan memudahkan kamu untuk mengecek, merespon komentar hingga menjawab pertanyaan.

Customer yang mendapatkan balasan seputar akan merasa dihargai. Tentunya strategi social media marketing ini membuat pelanggan puas dan semakin tertarik membeli di tempatmu.

Melakukan pemasaran dengan memanfaatkan media sosial akan memberikan hasil yang maksimal jika kamu melakukannya dengan tepat. Oleh karena itu, memilih teman atau pengikut juga harus dengan pertimbangan beberapa faktor seperti tingkat kesukaan customer dan produk yang diinginkan.

Untuk menetapkan strategi tersebut, kamu perlu melakukan survei kecil kecilan dan mengolah beberapa data yang telah diperoleh. Berikan konten yang menarik agar pelanggan penasaran dengan bisnis yang kamu jalankan. 

Baca Juga:  Perlukah Beri Diskon atau Promosi Kepada Pelanggan? Ini Hal yang Perlu Diperhatikan