Belajar 3 Strategi Dapat Cuan Bisnis Fashion di Bulan Ramadan Langsung dari Elnisha Boutique

Screenshot Bahasan YouTube Elnisha Boutique: https://www.youtube.com/watch?v=ngx3vNm-gF8

Like

Memasuki hari kedua Ramadan dan menjelang hari ketiga, jangan dulu bikin status, lebaran tinggal 28 dan 27 hari, ya? Masa kita mau segera berpisah dengan bulan yang mulia ini? 

Jangan juga selalu pasang lagu "Tagarak Pulang" yang khas untuk mudik itu. Soalnya, lagu itu memang ada harganya. Ada yang harus mengorbankan sampai puluhan juta hingga pulang kampung. 

Saya sendiri bisa sampai 30 juta rupiah kalau mudik mengajak istri dan 3 anak ke Jogja, dari Sulawesi Tenggara. Makanya, pulang kampung itu tidaklah murah. Justru ayam kampung yang lebih murah. 


Mengacu Kepada Kebutuhan Pokok

Tentunya, kamu masih ingat tentang 5 kebutuhan pokok manusia waktu sekolah dulu 'kan? Ini juga kalau pas kamu tidak membolos. Bukankah pelajaran yang paling kita sukai adalah pelajaran kosong? 

Kebutuhan pokok manusia mencakup sandang, pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan. Kelimanya memang saling melengkapi. Dan, ada satu lagi kebutuhan pokok yang sangat pokok, yaitu: ajaran agama Islam bagi penganutnya. 

Apa gunanya bisa melengkapi 5 kebutuhan pokok, sedangkan agamanya amburadul, ya toh? Orang yang hanya memenuhi kebutuhan materi dan fisik, tetapi agamanya kurang, maka jiwanya akan kering. 


Kalau jiwa, termasuk hati juga kering, jangan disiram dadanya, ya! Soalnya, memang tidak ada kaitannya, sih. 

Dalam artikel yang entah berapa hurufnya ini, saya mau berfokus pada satu kebutuhan dasar atau pokok, yaitu: sandang. Kebutuhan ini menyangkut yang kita pakai di badan, sebut saja pakaian. 

Nah, pakaian sampai sekarang memang banyak sekali modelnya. Namun, ini rupanya hanya untuk kalangan perempuan. Laki-laki jarang membeli baju baru bukan? Bajunya itu-itu saja bukan? Lebih sering membelikan istrinya baju dibandingkan baju sendiri bukan? Dan, bukan-bukan yang lainnya. 

Kalau model baju perempuan banyak, maka yang termasuk banyak juga adalah busana muslimah. Aneka model, merek, brand, harga, kualitas, tumpah ruah di pasar-pasar kita. 

Begitu banyak pilihan, sampai seorang muslimah sendiri bisa bingung memilih sebelum membelinya. Apalagi jika memang tidak ada dutinya, lebih bingung lagi. Ya 'kan? 

Ternyata, ada satu brand yang baru saya tahu, tetapi sudah cukup lama bergerak di bidang busana muslimah ini. Namanya adalah Elnisha Boutique. Saya baru mengenalnya melalui website Bisnis Muda ini. 

Elnisha Boutique rupanya bisa kita pelajari strateginya dalam meraup cuan, utamanya di bulan suci Ramadan ini. Mau belajar dari brand tersebut? Mau dapat cuan?

Meskipun kamu bukan cuan, tetapi sudah jadi nyonya, kamu bisa terapkan strategi ini untuk bisnis fashion kamu atau bisnis-bisnis yang lain. Bisnis jasa cari kutu rambut misalnya. Walah. 


Belajar 3 Strategi Dapat Cuan Bisnis Fashion dari Elnisha Boutique

Menonton videonya tentang Elnisha Boutique, saya langsung punya persepsi bahwa brand yang satu ini memang serius dan fokus dalam mengembangkan bisnis fashion busana muslimah. 

Terlihat dari minat yang tinggi dari Manisha, owner dan founder Elnisha Boutique yang awalnya mengembangkan dari bisnis keluarga. 

Elnisha pertamanya berasal dari bisnis orang tua Manisha. Berjualan di Pasar Tanah Abang, rupanya omzetnya menurun drastis saat pandemi covid-19 yang lalu. Saya sendiri pernah kena covid itu. Lha, terus kenapa, ya? 

Dari omzet yang menurun saat covid, rupanya membuat Manisha memilih untuk memasarkan produk melalui digital marketing. Padahal, waktu itu dia sedang kuliah dan belum punya pengalaman sama sekali tentang dunia pemasaran bisnis lewat internet. 



1. Memasuki Ranah Digital Marketing

Namun, ini yang perlu kita pelajari, dia mempelajari segala sesuatu tentang digital marketing, termasuk juga ilmu tentang media sosial, dong! Dia juga live untuk mempromosikan produk-produk Elnisha melalui live di media sosial. 

Baginya, live itu adalah cara berkomunikasi dengan pelanggan. Terus, kalau yang livenya hanya joget-joget, itu sebenarnya berkomunikasi dengan siapa, ya? Kalau dengan jin tentu tidak mungkin dong, pasti manusia juga yang suka joget-joget.