5 Strategi Cuan Bisnis Fashion Ramadan ala Elnisha

Koleksi Nyaman dan Laris Ramadan (Sumber gambar: Instagram elnishaboutique)


Be-emers, setiap Ramadan pasar fashion muslimah selalu bergerak cepat. Order meningkat, persaingan makin padat, dan brand berlomba menarik perhatian.

Tapi di tengah ramainya pasar, yang benar-benar bertumbuh biasanya bukan yang paling sering promo melainkan yang paling siap.

Elnisha termasuk salah satunya. Brand ini tidak langsung besar. Justru tumbuh dari fase sulit saat penjualan offline keluarga menurun. Dari situ, arah bisnis berubah. Masuk ke online bukan pilihan gaya, tapi kebutuhan.
 

5 Strategi Cuan Bisnis Fashion Ramadan ala Elnisha

Berikut lima strategi yang bisa Be-emers pelajari.
 

1. Belajar Serius Saat Masuk ke Online

Banyak yang mengira jualan online cukup dengan upload produk. Nyatanya tidak sesederhana itu. Elnisha memulai dari nol: memahami cara kerja marketplace, memperbaiki tampilan toko, hingga berani mencoba live meski awalnya belum percaya diri.

Prosesnya tidak instan. Tapi justru dari proses belajar itu pondasi bisnis terbentuk. Ramadan jadi momentum, tapi persiapannya sudah dimulai jauh sebelumnya.


Baca Juga: Ramadan Tetap Produktif, Ini 5 Starter Pack agar Stamina Terjaga Seharian
 

2. Utamakan Kedekatan, Bukan Perang Harga

Menjelang puasa, diskon besar memang menggoda. Namun Elnisha tidak langsung terjun ke perang harga. Mereka memilih membangun interaksi dulu.

Live dijadikan ruang komunikasi. Detail bahan dijelaskan apa adanya. Ukuran diterangkan dengan jelas. Bahkan pertanyaan kecil dari penonton dijawab satu per satu.

Kepercayaan tumbuh dari situ. Saat pembeli sudah yakin, harga bukan lagi satu-satunya pertimbangan.
 

3. Punya Ciri yang Konsisten

Pasar fashion cepat berubah. Model bisa viral lalu hilang dalam waktu singkat. Elnisha tidak mengejar semuanya.

Aksen bordir dijadikan identitas. Simpel, tapi memberi kesan anggun. Tidak ramai motif, tidak berlebihan detail. Pilihan ini membuat produknya tetap relevan, tidak terasa seperti baju musiman yang hanya cocok saat Lebaran.

Identitas yang jelas membuat brand lebih mudah diingat.