Beberapa koleksi fashion produk brand Womenwear (Sumber : IG Womenwear)
Like
Fashion jadi salah satu ladang bisnis yang menjanjikan dan terus berkembang. Terlihat dari tren pakaian yang terus baru dan berkembang di tiap momen. Artinya, bisnis itu tidak akan mati.
Hal itu tentu jadi peluang besar untuk digeluti. Namun jadi pertanyaan besar, apakah seorang ibu bisa melakoni bisnis tersebut?
Seorang ibu atau Mom tentu bukanlah tanggung jawab yang mudah. Ia memiliki tanggung jawab besar dalam rumah tangga. Apalagi saat anak masih dalam usia belum dewasa. Banyak waktu terkuras untuk anak. Sementara mengatur bisnis juga memerlukan perhatian khusus.
Bayangkan saja jika tengah membalas chat pelanggan tapi bersamaan dengan menyuapi anak. Atau saat menjahit baju tapi tiba-tiba anak menangis.
Kami sadar bahwa dua peran itu nampaknya sulit dilakukan. Tapi bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan jika menemukan strategi yang tepat. Karena itulah, artikel ini akan mencoba untuk mengupas persoalan tersebut. Yakni menyusun strategi anti gagal mengelola brand fashion untuk Business Mom.
Tantangan di Bali Layar
Seorang Business Mom bakal menghadapi segudang tantangan saat membangun brand fashion. Itu berkaitan juga dengan perannya sebagai seorang ibu yang cukup penting di keluarga.Sebelum melangkah, sekiranya kamu perlu memahami beberapa tantangan tersebut. Sehingga nanti saat badai tantangan itu datang kamu sudah siap.
Tantangan yang pertama adalah soal waktu. Kamu dituntut pandai-pandai mengatur waktu, karena yang bakal dialami adalah banyak waktu kerja yang tiba-tiba harus terpotong urusan domestik. Seperti contoh di atas, ada chat pelanggan tapi sedang menyuapi anak.
Berikutnya adalah soal stok. Dalam bisnis fashion tentu ada risiko deadstock atau stok yang menumpuk. Itu akan terjadi jika riset pasar tidak dilakukan dengan benar. Produksi terlalu banyak tapi ternyata peminatnya kecil.Kemudian soal persaingan. Yang namanya bisnis tentu bakal menimbulkan persaingan. Tidak dipungkiri bahwa saat ini sudah banyak brand fashion di Indonesia. Mereka ada yang sudah kelas kakap tapi juga ada yang merintis. Belum lagi kalau produk-produk fashion impor masuk ke Tanah Air. Kamu tentu juga harus siap mental untuk bersaing.
Baca Juga: Peran Offline Store dalam Bisnis Fashion? Ternyata Ini Manfaatnya!
Tips dan Strategi
Tidak ada yang mustahil. Semangat itu perlu kamu pegang dari awal saat melakoni bisnis. Jika memang ada persaingan, kamu bisa menyiapkan beberapa strategi. Agar usahamu setidaknya bisa berkembang dan tidak gulung tikar.1.Niche Spesifik
Pertama kamu perlu menentukan segmen pasar atau niche yang tepat. Segmen itu perlu kamu pilih yang spesifik alias jangan terlalu umum. Itu akan lebih menjamin peluang merebut hati pasar dari pada bermain di segmen pasar umum.Misalnya jangan hanya segmen “baju wanita”, ini masih terlalu luas. Kamu perlu mempersempitnya. Misalnya baju olah raga muslimah atau daily wear bahan organik anak.
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.