Coaching clinic sebagai bentuk kepedulian owner bisnis fesyen [Freepik]
Ragam programnya berwujud talkshow inspiratif tentang perempuan dan anak berkebutuhan khusus, serta aksi lingkungan.
Tahun lalu, Womenwear mengubah hidup seorang warga di Padarincang, Serang dengan merenovasi total hunian mereka menjadi lebih layak.
Ide Kegiatan Coaching Clinic Seperti Womenwear
1. Personal Branding Clinic
Dalam bisnis, seseorang perlu memiliki personal branding. Seperti apa ia 'menjual diri', ia dan bisnisnya ingin dikenal seperti apa, masalah apa yang mampu diselesaikan melalui produknya. Clinic dirancang juga untuk latihan memperkenalkan bisnisnya kelak yang selanjutnya akan direview mentor.
2. Mini Business Day
Peserta diminta menjual produk sederhana (bisa mock product) dan ditantang untuk berinteraksi langsung dengan peserta lain sebagai calon pembeli. Mentor mengevaluasi apa yang perlu dibenahi seperti public speaking, marketing, etc.
3. Financial Session
Aku pengin bisnis, tapi gimana ya ngatur gaji saja masih suka 'bocor halus'
Tak hanya bisnis, nampaknya uang menjadi sesuatu yang kerap membuat orang cemas. Dalam acara sesi keuangan, owner dapat membuat seminar tentang a-z manajemen keuangan bisnis.
Mulai dari cara menghitung modal dan metode mengumpulkannya tanpa bikin stres, menentukan harga jual, profit, dan membagikan trik membuat template keuangan khusus bisnis.
4. One Day Creative Workshop
Peserta diajarkan oleh brand owner untuk menciptakan identitas brand nya. Mulai warna, tone, dan gaya visual. Seperti Womenwear yang identik dengan earthy tone & pastel untuk perempuan muslimah modern.
5. 1 on 1 Mentoring
Sesuai namanya, peserta bisa mengobrol dengan brand owner yang sudah sukses secara privat. Biasanya sesi seperti ini lebih mahal, tetapi tentu banyak benefit yang dapat diraih. Bisnis semakin matang dan akan ada feedback konstruktif untuk nantinya bisnis lebih terarah.
6. Business Content from the Scratch
Owner dapat mengundang pakar konten untuk mengajarkan tips & trick membuat konten kreatif, menulis caption yang 'akrab' tapi 'menjual'. Peserta juga didorong membuat reels singkat mempromosikan produknya.
Erinintyani Shabrina Ramadhini
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.