Melakukan puasa sunnah (Sumber gambar: Pexels)
Tidak terasa di akhir bulan Mei ini, kita sudah mendekati momen Hari Raya Idul Adha bagi umat Muslim.
Momen yang identik dengan ibadah haji dan penyembelihan hewan qurban ini bisa dijadikan ajang mencari pahala.
Di antara sepuluh hari pertama bulan yang mulia ini, ada dua ibadah puasa sunah yang sayang kalau dilewatkan, Be-emers! Memangnya apa sih perbedaan dua puasa ini?
Yuk, kita bahas bersama apa saja perbedaan penting di antara kedua puasa sunah ini.
Perbedaan Waktu dan Penentuan Tanggal
Perbedaan pertama yang mudah dikenali dari kedua puasa sunah ini terletak pada waktu pelaksanaannya secara penanggalan Hijriah, Be-emers.Puasa sunah Tarwiyah biasanya dilaksanakan terlebih dahulu, tepatnya pada tanggal 8 Dzulhijjah menjelang perayaan Idul Adha.
Sedangkan puasa sunah Arafah dilaksanakan keesokan harinya, yaitu tepat pada tanggal 9 Dzulhijjah. Jadi, kamu bisa melaksanakan keduanya secara berurutan nih, Be-emers!
Makna Agung
Nah Be-emers, hari Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah ini ternyata bertepatan langsung dengan momen agung.Baca Juga: Cara Komunikasi Pasangan Avoidant dan Anxious, Kamu yang Mana?
Momen agung ini ketika seluruh jemaah haji berkumpul untuk melaksanakan puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Padang Arafah.
Bagi kita yang sedang tidak berada di tanah suci, hari Arafah merupakan waktu yang sangat mustajab loh, Be-emers.
Kamu bisa memaksimalkan momen ini untuk memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.