Hari AIDS Sedunia, Begini yang Perlu Dilakukan Pasien HIV/AIDS di Tengah Pandemi

HIV - Canva

Like

Setiap tanggal 1 Desember, masyarakat dari seluruh negara memperingati hari AIDS sedunia nih, Be-emers.

Namun, tahun ini, bukan hanya fokus pada permasalahan pencegahan terhadap virusnya atau kepedulian kepada pasien AIDS saja. Sayangnya, pandemi rupanya membawa permasalahan baru untuk para pasien HIV/AIDS.

Permasalahannya, akses terhadap obat HIV yang harus terus dikonsumsi dan kontrol pasien HIV mesti terbatasi karena pandemi Covid-19. Apalagi, pasien HIV dengan penyakit komorbid atau usia tua lebih rentan terkena komplikasi yang lebih berat.

Sebenarnya, menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam Decsa Medika, dikutip dari Bisnis, dari beberapa penelitian yang terbatas menunjukkan bahwa penderita HIV relatif sama dengan orang yang tidak HIV dan risiko terkena Covid-19. Meski begitu, para pasien HIV/AIDS juga harus tetap waspada.

Lalu, apa yang harus dilakukan?


Baca Juga: Ini 3 Tips dari WHO untuk Kebutuhan Masker Berdasarkan Aktivitas dan Usia
 

Tetap Lakukan Pengobatan

Meski dalam keadaan pandemi, WHO dan CDC tetap menyarankan penderita HIV untuk terus melakukan pengobatannya. Jadi, sebaiknya obat yang sudah didapat sebelum pandemi tetap dilanjutkan.

Yang enggak boleh dilakukan adalah menghentikan obat ARV atas inisiasi sendiri. Sebaiknya, komunikasi dan konsultasikan dengan dokter terkait regulasi dalam kontrol dan obat ARV.
 

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Selanjutnya, ada sejumlah gejala nih yang perlu diwaspadai sama pasien HIV/AIDS. Gejala tersebut antara lain demam, sesak nafas, penurunan kesadaran, enggak mau makan, lemas, batuk, kejang.

Nah, kalau mengalami gejala tersebut, maka disarankan untuk segera ke rumah sakit terdekat.

Terpenting, jangan menunda ke rumah sakit karena takut tertular Covid-19. Soalnya, jika penanganannya terlambat, hal itu akan lebih fatal hingga bisa menyebabkan kematian!

Untuk mencegah penularan Covid-19, pasien HIV/AIDS wajib menggunakan masker 3 lapis, cuci tangan secara rutin, jaga kebersihan, jangan menyentuh wajah, dan tetap menjaga jarak aman.

Kalau harus keluar rumah, tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti menghindari kerumunan, hindari menyentuh benda di rumah sakit dan mempertimbangkan selalu ventilasi, durasi dan jarak.

Selain itu, yang paling penting, penderita HIV untuk menjaga kesehatan adalah tidur minimal 8 jam, makan makanan yang bergizi, dan kurangi stres.

Baca Juga: Cegah Virus Hanya dengan Face Shield, Sudah Cukup?