Cek Fakta: Benarkah Hasil Tes SWAB & PCR Bebeda, Artinya Terinfeksi Covid-19?

Covid-19 - Canva

Like

Untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19 atau enggak, sejumlah tes pun dilakukan. Mulai dari rapid test, hingga swab PCR.

Namun, kadang kala, hasil dari ketiga tes tersebut bisa berbeda lho. Pastinya, hal ini kerap membingungkan dan menimbulkan pertanyaan: apakah kamu terinfeksi Covid-19 atau enggak ya?

Sebelumnya, kamu juga perlu tahu nih. PCR merupakan metode diagnosis Covid-19 dengan memeriksa keberadaan materi genetik (RNA) virus di tubuh. Nah, sampel pemeriksaan PCR diambil dengan swab nasofaring (belakang hidung) dan orofaring (belakang mulut).

Baca Juga: Apakah Berinteraksi dengan Orang Positif Covid-19 Bisa Langsung Tertular? Lakukan Dulu Hal Ini

Menurut dr. Adam Prabata, dikutip dari Bisnis, ada kemungkinan kesalahan pada hasil PCR yang dapat terjadi. Kesalahan tersebut antara lain:

  • False Negatif: Hasil PCR negatif, namun sebenarnya pasien terinfeksi Covid-19
  • False Positif: Hasil PCR positif namun sebenarnya pasien tidak terinfeksi Covid-19
Menurutnya, kesalahan yang kerap terjadi dari hasil PCR false negative karena masalah teknis, waktu pengambilan swab terlalu dini atau terlalu lama atau mutasi virus. Selain itu, kesalahan false negative tersebut bisa juga disebabkan kontaminasi atau masalah teknis.


Sementara itu, kurasi PCR untuk Covid-19 sensitivitasnya mencapai kurang lebih 71-98 persen, dan spesifitasnya 99 persen.

Maka, bila terdapat perbedaan hasil swab PCR, maka untuk penentuan diagnosis Covid-19, yang diutamakan dipilih adalah hasil positif dibandingkan hasil negatif.

Adapun, penentuan diagnosis Covid-19 juga memerlukan keputusan dokter lho, Be-emers. Sehingga diharapkan segera berkonsultasi kepada dokter setelah mendapatkan hasil swab PCR.

Namun, apapun hasil dari tes swab tersebut diharapkan masyarakat tetap mematuhi 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) sehingga tingkat penularan Covid-19 bisa ditekan.

Baca Juga: Siap-siap, Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer dan BioNTech Bakal Digunakan Mulai Desember 2020!