Apa Sih Bedanya Berbisnis dan Berjualan saat Pandemi? Begini Kata Owner Kepiting Nyinyir

Crab Illustration - Canva

Like

Tahu enggak sih? Meski pandemi, masih banyak kok pelaku usaha yang bisa bangkit dan bertahan. Berbagai strategi tentunya dilakoni sama pegiat usaha untuk bisa keluar dari berbagai tekanan.

Bayangin deh, kalau kamu hanya pasrah dan enggak melakukan strategi yang tepat, jangan salahkan siapa-siapa kalau usaha yang kamu jalani enggak bisa bertahan ya!

Hal itu juga yang dilakukan sama salah satu usaha kuliner yang viral di media sosial, yakni Kepiting Nyinyir. Diketahui, bisnis sajian makanan laut ini tetap bisa cuan di masa pandemi lho!

Menurut sang pemilik Kepiting Nyinyir Gilang Margi, dikutip dari Bisnis, usahanya tetap untung dan keempat cabangnya sampai saat ini tetap buka. Bahkan, pihaknya mengaku kalau enggak ada pengurangan gaji maupun karyawannya di masa sulit 2020 ini.

Apa sih rahasianya?


Jadi, menurut Gilang, hal tersebut bisa terjadi karena usaha yang dilakukannya fokus sama bisnisnya, bukan hanya pada cara menjual. Memang apa bedanya?

Memang, kata “bisnis” dan “menjual” terlintas punya arti yang sama. Namun, Gilang menilai kalau ada perbedaan antara berjualan dan berbisnis.

Baca Juga: Kepiting Nyinyir, Dulu Modal Cuma Rp3 Juta, Kini Omzetnya Lebih dari Rp1 Miliar per Bulan

Baginya, berbisnis itu adalah membangun hubungan antara produsen dengan konsumen sehingga tidak hanya menjual produk tetapi juga berkomunikasi dan mengenal konsumen agar brand atau produk mereka selalu berada di top of mind ketika akan berbelanja.

Nah, buat meraihnya, Kepiting Nyinyir menggunakan database sebagai salah satu strategi berbisnisnya. Misalnya, dengan memanfaatkan media sosial.

Menurutnya, kita harus punya sejumlah platform media sosial. Soalnya, setiap platform medsos itu punya pengguna dan demand yang berbeda-beda.

Seperti diketahui, usaha yang sudah eksis sejak 2016 ini memulai debutnya dengan hidangan yang viral di media sosial. Jadi, enggak cuma fokus berjualan saja, kamu pun harus sekreatif mungkin mendatangkan konsumen biar cuan.

Gilang pun membagikan kunci berbisnis di tahun 2021, yakni: multi sosial media, konten dan database.

Sudah siap berbisnis, Be-emers?

Baca Juga: Bisnis Vs Pedagang, Jangan Sampai Terjebak!