Berapa Nilai Kekayaan 4 Agensi Entertainment Terbesar Korea Selatan?

Logo 4 Perusahaan Agensi Entertainment Korea

Like

Bagi para pecinta K-Pop, pasti nggak asing dengan nama-nama besar seperti SM Entertainment, YG Entertainment, JYP Entertainment, hingga Big Hit Entertainment. Perusahaan-perusahaan tersebut merupakan tempat bernaung dari para idol, boyband, dan girlband Korea Selatan dan memulai debutnya di industri musik.

Daftar perusahaan agensi entertainment terbesar di Korea yang awalnya sering disebut “Big 3” atau OG3 dan sudah memulai perjalanannya sejak lama sebelum K-Pop mendunia, saat ini mulai dikenal sebagai “Big 4” sejak melejitnya popularitas BTS dan membawa nama Big Hit Entertainment bergabung ke dalam deretan agensi ternama tersebut.

Saat ini, K-Pop telah menjadi industri global yang mana dalam dekade terakhir, industri ini mulai menyasar pasar hampir di seluruh dunia, mulai dari Asia hingga Amerika Serikat dan memiliki peminat yang tinggi mulai dari masyarakat lokal maupun internasional.

Meskipun dipengaruhi oleh pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, di tahun 2020 keempat agensi tersebut berhasil mencatatkan kekayaan yang fantastis!

SM Entertainment

Perusahaan yang didirikan oleh Lee Soo Man pada tahun 1995 silam, pada awalnya berfokus pada casting agency, pelatihan, produksi, hingga management system. Di tahun 1997, SM Entertainment berhasil menjadi perusahaan hiburan Korea Selatan pertama yang tembus ke pasar luar negeri.

Walaupun semua kegiatan tur dan konser tidak dapat dilaksanakan selama pandemi, SM Entertainment tetap berfokus untuk menggerakkan grup, sub-unit, dan promosi solonya. Pada kuartal I dan II tahun 2020, SM Entertainment berhasil meraup keuntungan sebesar 6,4 miliar won atau setara dengan Rp 81,4 miliar dengan asumsi kurs Rp 12,73.

Agensi yang menaungi Super Junior, Girls' Generation, SHINee, f(x), EXO, Red Velvet, hingga NCT ini telah sukses menginjakkan kaki di Amerika sampai Eropa dan memiliki total penonton di Youtube Channel SMTown mencapai 38,93 miliar dengan rata-rata penonton 1.000 akun per detiknya!


Kapitalisasi pasar SM Entertainment per 10 Mei 2021 mencapai 757,5 miliar won atau Rp 9,6 triliun, dan Youtube mereka telah memiliki 27,1 juta subscribers, 5,8 juta pengikut page Facebook, 9,4 juta pengikut Twitter, dan 11,4 juta pengikut Instagram.
 

YG Entertainment

Sambil memulihkan nama dari sejumlah kontroversinya di tahun 2019, YG Entertainment yang memanajeri banyak idol grup ternama seperti Big Bang, Winner, iKon, 2NE1, hingga BLACKPINK, meraup keuntungan sebesar 200 juta won yang setara dengan Rp 2,5 miliar rupiah di kuartal I dan II 2020.

Pendapatan YG Entertainment tercatat naik turun dari tahun ke tahun. Puncaknya terjadi pada periode 2016, di mana pendapatannya mencapai 321 miliar won atau Rp 4,09 triliun yang akhirnya menurun pada tahun 2018 menjadi 269 miliar won, setara dengan Rp 3,42 triliun.

BLACKPINK sebagai “anak asuh” dari YG, berhasil terus meningkatkan popularitasnya dan mendapatkan predikat K-Pop Group terbesar di dunia, sejalan dengan line-up aktor lainnya yang banyak membintangi K-Drama maupun film. Selain manajemen artis, YG juga bergerak di bidang advertisement, penyiaran, sampai game. Tak hanya di Korea Selatan, YG melebarkan sayapnya ke negara Asia lainnya dan berhasil tembus ke pasar Amerika Serikat dan juga Eropa

Kapitalisasi pasar YG per 10 Mei 2021 mencapai 774,2 miliar won atau Rp 9,8 triliun, subscribers Youtube mencapai 6,21 juta, pengikut Facebook sebanyak 3,9 juta, Twitter sebanyak 7,6 juta, dan Instagram sebanyak 1,7 juta.

JYP Entertainment

JYP didirikan pada tahun 1997 oleh J. Y. Park, salah satu artis legendaris Korea di tahun 90-an. Perusahaan ini telah dikenal sejak lama dengan membuat karir grup K-Pop generasi kedua seperti Wonder Girls, Rain dan Miss A melegenda.

JYP Entertainment meraup profit sebesar 19,2 miliar won di 6 bulan pertama tahun 2020. Agensi ini berhasil bertahan di masa pandemi dan tetap menjadi salah satu dari agensi terbesar Korea selatan dengan merilis mini album dari para idol grup-nya dan membuat TV show yang bernama Nizi Project.

Sebagai rumah dari 2 grup K-Pop wanita ternama saat ini, ITZY dan TWICE, JYP Entertainment juga membawahi banyak boy group papan atas seperti 2PM, GOT7, hingga Stray Kids. Selain bergerak di Korea, JYP juga banyak berfokus di Jepang dan menjadikan TWICE menjadi girlband paling diminati di Jepang, lho!

Adapun kapitalisasi pasar JYP per 10 Mei 2021 mencapai 1,2 triliun won yang setara dengan Rp 15,2 triliun, sementara Youtubenya memiliki 20,6 juta subscribers, Facebook sebanyak 2,6 juta, Twitter 4,6 juta dan Instagram sebanyak 4 juta pengikut.

Big Hit Entertainment

Big Hit Entertainment yang dipimpin oleh Yoon Seok Jun ini berhasil membuktikan diri untuk pantas masuk ke deretan “Big 4” dengan meraup keuntungan 49,7 miliar won di dua kuartal pertama tahun 2020 dengan melebarkan sayap di seluruh sektor usahanya.

Big Hit juga menempati posisi puncak agensi K-Pop, yang sebelumnya disandang oleh SM Entertainment dan YG Entertainment. Hal ini juga tak lepas dari prestasi Bangtan Sonyeondan atau yang lebih dikenal dengan BTS yang berhasil menjadi boyband terbesar di dunia dan mencapai puncak kesuksesannya. Saat ini, idol asuhan Big Hit Entertainment selain BTS adalah TXT dan TOMORROW X TOGETHER.

Kapitalisasi pasar Big Hit per 10 Mei 2021 mencapai 9,86 triliun won atau Rp 125,5 triliun, sedangkan sosial media mereka di YouTube memiliki 54,2 juta subscriber, 6,7 juta pengikut Facebook, 20,7 juta pengikut Twitter, dan pengikut Instagram yang mencapai 41 Juta.

Hmm, dengan persaingan yang semakin ketat, kira-kira selanjutnya siapa yang akan menempati posisi pertama sebagai agensi terbesar di Korea, ya?

Baca Juga: Turun Kasta, Saham YG dan SM Entertainment Tak Lagi Blue Chip