Startup Digital Menjadi Mata Kuliah, Apa Manfaatnya Bagi Mahasiswa?

startup ( sumber : freepik )

Like

Kemendikbud Ristek mengungkapkan rencana untuk mengadakan mata kuliah startup digital di perguruan tinggi. Menggandeng Kominfo, mata kuliah tersebut akan mulai ada di perguruan tinggi pada 2022 mendatang.

Kabar yang disampaikan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) tersebut sejalan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diterapkan sejak 2020 lalu. 

Diketahui, program MBKM memberi mahasiswa kesempatan untuk “belajar” diluar Universitas. Oleh karena itu, kehadiran mata kuliah startup digital ini akan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mencari ilmu dan pengalaman di luar Universitas.

Selain itu, mata kuliah ini diharapkan dapat mewujudkan Gerakan 1.000 Startup Nasional yang dicanangkan oleh Kominfo. Kominfo sendiri berharap agar startup digital menjadi hal yang lebih diperhatikan di Indonesia.

Pasalnya, kini perkembangan teknologi sudah semakin melesat, berbagai sektor industri sudah mulai beralih ke digital. Untuk mempercepat transformasi digital, sumber daya manusia (SDM) menjadi hal utama yang harus dikembangkan.


Sehingga, dengan kehadiran mata kuliah startup digital menjadi salah satu upaya untuk memajukan kualitas SDM agar lebih melek dengan keterampilan digital. Terutama, partisipan dari mata kuliah ini ditargetkan sebanyak 100 ribu mahasiswa.

Melalui mata kuliah startup digital ini, mahasiswa tak hanya mendapat ilmu mengenai startup digital namun juga langsung menerapkan ilmu tersebut dalam proyek pengembangan startup. Nantinya, mereka akan dibimbing oleh dosen pengajar yang telah diberi pelatihan khusus.

Sempat beredar bahwa mata kuliah ini akan menjadi mata kuliah wajib di perguruan tinggi. Namun, baru-baru ini Sesditjen Dikti Paristiyanti Nurwardani melalui laman Ditjen Dikti mengungkapkan bahwa mata kuliah ini bersifat pilihan, tidak wajib.

Hal itu karena mata kuliah wajib di perguruan tinggi hanya 4, yaitu bahasa Indonesia, agama, kewarganegaraan, dan pancasila. Lantas, perlukah mahasiswa mengambil mata kuliah ini? Apa manfaat yang didapat dari memahami startup digital?
 

Manfaat Mata Kuliah Startup Digital

Menambah skill agar mampu bersaing di dunia kerja. Tentu saja, pastinya dengan mengambil mata kuliah ini akan menambah wawasan mahasiswa khususnya mengenai startup digital. Ilmu dan kemampuan yang didapat akan menjadi bekal yang berguna untuk di dunia kerja nanti.

Khususnya karena saat ini industri di dunia telah bertransformasi ke arah digital. Dengan memahami startup digital maka mahasiswa akan memiliki kemampuan untuk bersaing tak hanya di dalam negeri tetapi juga dengan masyarakat di negara lain.

“Melalui hal ini (mata kuliah startup digital) mahasiswa dapat semakin mudah mengembangkan diri sesuai dengan minat dan kompetensinya masing-masing agar dapat bersaing di dunia kerja,” ujar Sesditjen Dikti Paristiyanti.

Peluang menciptakan startup. Seperti yang diketahui, mahasiswa akan dibimbing dan diarahkan untuk mendirikan startup sendiri. Sehingga, mata kuliah ini bisa memfasilitasi mahasiswa untuk menyalurkan ide-ide menjadi wujud nyata.

“Mahasiswa yang terpilih akan mendapat bimbingan agar startup yang dikembangkan dapat bertahan jangka panjang serta bisa masuk ke platform Kedaireka atau inkubator bisnis kampus,” lanjutnya.

Bisa dilihat bukan, bahwa mata kuliah tersebut memberi manfaat yang besar bagi mahasiswa. Karena hanya mata kuliah pilihan, kalau menurut kamu, perlu enggak mata kuliah ini dipelajari mahasiswa?

Baca Juga: 
Melihat Dunia Jika Industri Startup Kimia Komputasi Dibangun