Beberapa Kesalahan yang Sering Dilakukan Pebisnis

Business Failure Illustration Web Bisnis Muda - Canva

Like

Membangun suatu bisnis itu butuh kehati-hatian, lho. Kenapa sih? Karena banyak sekali pebisnis pemula yang harus merelakan bisnisnya terhenti di tengah jalan. Bahkan, perusahaan kelas dunia pun, tak sedikit yang mengalami kebangkrutan. Nah, kalau kamu ingin memulai bisnis atau sudah menjalankan bisnis, pasti kamu nggak mau dong kalau bisnis kamu sampai bangkrut?

Walaupun demikian, melakukan kesalahan adalah salah satu bagian penting dalam sebuah proses, termasuk dalam berbisnis. Meski demikian, tidak semua kesalahan dapat dijadikan bahan pembelajaran untuk kemajuan suatu bisnis.

Banyak kesalahan-kesalahan sama yang seringkali diulangi oleh para pebisnis pemula. Hal itulah yang menjadi salah satu faktor mengapa bisnis yang sedang dibangun dan dijalankan bisa gagal. 
Nah, berikut ini ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula beserta cara mengatasinya juga. Yuk, simak bersama!

Buru-buru Berinvestasi

Para pebisnis mungkin seringkali memiliki ide bisnis yang hebat dan terlihat menguntungkan. Namun, tanpa validasi lebih lanjut, malah justru bisa saja membawa perusahaan ke arah kebangkrutan. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk berinvestasi, gagasan bisnis yang kamu punya perlu diuji terlebih dahulu.

Salah satu caranya adalah dengan berkonsultasi bersama para ahli bisnis. Pebisnis juga bisa sambil belajar banyak tentang bagaimana cara efektif untuk mewujudkan ide bisnis tersebut. Terburu-buru dalam berinvestasi merupakan salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan oleh pebisnis pemula.

Terlambat Masuk ke Pasar

Ketika sebuah ide bisnis yang kamu punya sudah dianggap matang, jangan terlalu lama untuk merealisasikan ide tersebut, ya. Banyak sekali bisnis startup yang akhirnya gagal karena terlalu lama direalisasikan. Jika terlambat, akan muncul pesaing yang lebih dahulu memulai dengan konsep bisnis sama seperti ide bisnis yang kamu miliki. Belum tentu hanya kamu yang punya ide seperti itu, lho! 

Tak Tahu Kapan Harus Shifting dan “Banting Setir”

Ketika menjalankan suatu bisnis, kamu mungkin akan menghadapi kondisi yang tidak pernah terduga sebelumnya. Kamu harus peka terhadap perubahan-perubahan dan segala kondisi yang sekiranya dapat mempengaruhi bisnismu.

Dengan segala ketidakpastian yang ada, kamu juga harus siap untuk mengubah dan menyesuaikan bisnismu. Hal ini bisa menjadi langkah preventif untuk menyelamatkan bisnis kamu dari kebangkrutan, atau bahkan menjadi titik awal kesuksesan bisnismu kedepannya.

Terlalu Banyak Menerima Masukan

Pastinya, kita membutuhkan pendapat dari orang lain, namun, kamu juga pandai dan hati-hati dalam memilih pendapat yang akan kamu terima.


Kalau kamu bingung, mintalah pendapat dari para ahli yang memang menggeluti bidang bisnis yang sama. Sehingga, pendapatnya dapat kamu jadikan sebagai acuan menjalankan bisnismu.

Menyepelekan Marketing

Banyak pebisnis pemula yang berpikir bahwa bisnisnya akan berkembang dengan sendirinya tanpa perlu melakukan pemasaran atau marketing. Kenyataannya, marketing sangat dibutuhkan terutama oleh startup agar bisa memperoleh basis konsumen yang lebih luas.

Ada banyak strategi marketing yang bisa kamu terapkan, salah satunya dengan memanfaatkan media digital, seperti melalui media sosial (Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, TikTok) dan melalui optimasi website agar produk atau jasa yang kamu tawarkan bisa go digital.

Tidak Memprioritaskan Konsumen

Produk dan strategi marketing yang luar biasa menjadi tidak berguna jika produk tersebut tidak sesuai kebutuhan dan juga keinginan konsumen. Mereka tidak akan membelinya, sehingga kamu pun tidak akan mendapatkan keuntungan.

Kenali kebutuhan dan keinginan konsumen sebelum meluncurkan suatu produk. Kamu bisa melakukan mini survey terhadap sample segmen konsumenmu. Selain itu, kamu juga perlu memperhatikan tingkat kepuasan konsumen, misalnya dengan memberikan layanan customer relationship yang responsif.

Salah Langkah dalam Pendanaan

Pendanaan merupakan hal terpenting dalam bisnis. Realitanya, kamu tidak bisa mendirikan suatu usaha tanpa adanya uang. Kamu harus memperhitungkan beberapa hal yang berkaitan erat dengan pendanaan, misalnya berapa banyak dana yang kamu butuhkan dalam bisnis tersebut, dari mana sumber dana tersebut akan masuk, berapa keuntungan yang mungkin akan didapatkan, dan sebagainya.

Kurang Networking Bisnis

Tak sedikit pebisnis pemula yang mengabaikan faktor ini. Networking bisnis menjadi salah satu faktor yang bisa mempengaruhi tingkat kesuksesan bisnismu, lho. Semakin banyak orang yang kamu kenal, maka networking bisnismu juga akan semakin luas dan lebih mudah dikenal oleh banyak orang.

Maka dari itu, memperluas jaringan bisnis harus masuk ke dalam daftar yang harus kamu lakukan terlebih dahulu. Jadilah pebisnis yang mengenal dan dikenal oleh banyak orang ya!

Jadi gimana, sudah tau dong kesalahan apa aja yang harus dihindari saat membangun bisnismu? Tetap semangat dan semoga sukses, Be-emers!

Baca Juga: Beberapa Tips Agar Kita Berani untuk Memulai Berbisnis Online di Masa Pandemi