Waspada Hal-Hal Kecil yang Bisa Jadi Celah Hacker untuk Curi Data Kamu!

Hacking Illustration Web Bisnis Muda - Canva

Like

Media sosial saat ini memang menjadi sarana yang paling populer untuk menjalin networking, baik dengan kerabat, teman, hingga orang asing sekalipun.

Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan di media sosial, banyak juga risiko dan dampak negatif yang bisa timbul jika tidak berhati-hati dalam menggunakannya.

Nah, salah satu risikonya adalah pencurian identitas, Be-emers! Kenapa sih ada orang yang repot-repot mencuri identitas?

Banyak faktor nih, Be-emers, seperti ingin merusak reputasi, menggunakan identitas orang lain untuk melakukan kriminalitas, dan masih banyak lagi.

Ada beberapa hal kecil yang seringkali nggak terlalu dipedulikan, namun malah bisa jadi bumerang buat kita, lho. Yuk kita bahas bersama tentang hal-hal apa saja yang bisa jadi celah hacker untuk curi data kita.
 

Curi Informasi dari Profil

Seringkali, mudah bagi hacker untuk mencuri identitas seseorang, lho. Salah satunya melalui profil media sosial. Dengan satu kali klik, data-data yang mereka butuhkan seringkali sudah terpampang jelas.


Apalagi, jika si pemilik profil mempublikasi semua datanya dengan jelas, mulai dari tanggal lahir, alamat, email, hingga nomor telepon. Pasti aksi jahat dari si hacker makin mulus, deh.

Oleh karena itu, kita harus bijak memilah-milah informasi yang dipampang di media sosial kita, ya. Jika mau lebih aman, kamu bisa mengatur akunmu menjadi akun private, untuk menghindari orang asing melihat akun media sosialmu.
 

Mengirim Link Phising

Kamu pernah dapat link yang mencurigakan dari orang tak dikenal? Hati-hati ya, bisa jadi itu adalah link phising. Melalui link tersebut, hacker bisa mencuri password kamu dengan form log in pada situs palsu, lho.

Selain itu, link juga bisa berisi malware yang bisa mencuri informasi pribadi dari gadget yang kamu gunakan. Oleh karena itu, jika ada link yang mencurigakan, jangan sampai di klik, ya!
 

Data di Bungkus Paket

Bagi kamu yang suka dan sering belanja online, hati-hati dengan data kamu yang tertulis pada bagian depan bungkus paketmu ya.

Jika kamu langsung membuangnya tanpa menghancurkannya terlebih dahulu, ada risiko pencurian data oleh orang yang tidak bertanggung jawab, Be-emers.

Karena, data yang ada pada label pengiriman paket itu cukup lengkap, lho. Mulai dari nama, nomor telepon, hingga alamat lengkap. Nggak mau kan, data tersebut jatuh ke tangan yang salah?
 

KTP Sebagai Syarat Pendaftaran

Jika kamu mengikuti sesuatu atau mendaftarkan diri dengan KTP sebagai syaratnya, kamu juga harus waspada akan hal itu.

Jika kamu mengirimkan KTP dalam berbentuk online, jangan lupa beri watermark untuk menunjukkan kepada siapa KTP tersebut dikirimkan dan pada tanggal berapa.

Hal tersebut dilakukan sebagai mitigasi jika datamu bocor, sehingga kamu bisa tau dari mana sumber kebocoran datamu.
 

Memberikan Kode OTP Sembarangan

Ketika kamu sedang memverifikasi sesuatu dan membutuhkan kode OTP, jangan pernah memberitahukan kode tersebut ke siapapun. Karena, kode tersebut adalah kode rahasia dan kunci untuk masuk ke dalam akunmu.

Kamu juga harus berhati-hati dengan telpon tak dikenal yang memintamu untuk mengakses sesuatu dan mengirimkan kode OTP nya. Kamu harus waspada dan jangan sampai tertipu ya, Be-emers.
 

Jarang Ganti PIN ATM dan Password

Jangan malas rutin ganti PIN ATM dan password, Be-emers! Hal ini untuk mencegah tersebarnya PIN atau password kamu. Walau kadang kamu merasa tidak pernah memberitahukan kepada siapapun, namun ada baiknya tetap berhati-hati dan mengambil langkah preventif.

Semoga, penjelasan di atas bisa membantumu untuk lebih bijaksana dan hati-hati mempublikasi data pribadi ya, Be-emers!