Instagram Tunda Pengembangan Aplikasi untuk Anak-Anak, Kenapa Ya?

Instagram Tunda Pengembangan Aplikasi untuk Anak-Anak Illustration Web Bisnis Muda - Image: Canva

Like

Sebelumnya, Facebook berencana untuk mengembangkan aplikasi Instagram khusus untuk anak-anak dan remaja berusia 13 tahun. Namun, Instagram justru menunda proses pengembangan tersebut, kenapa ya?

Laporan yang dipublikasi The Wall Street Journal (WSJ) pekan lalu telah “membongkar” banyak kasus yang ada dalam lingkup Facebook Inc. Salah satunya, Instagram yang disebut-sebut telah mengganggu kesehatan mental remaja.

Menariknya, Facebook juga telah mengetahui efek kesehatan mental yang berbahaya dari Instagram -yang mana menimpa gadis remaja di AS. Hal itu pun, dikutip The New York Times, akan diproses dalam sidang kongres tentang penelitian internal yang dilakukan oleh Facebook.

Di satu sisi, menyadari potensi kesehatan mental remaja dan anak-anak, Facebook pun berniat mengembangkan aplikasi Instagram yang dikhususkan untuk remaja 13 tahun dan anak-anak.

Baca Juga: Dibayangi Banyak Kasus, Ini yang Perlu Kamu Ketahui tentang Facebook
 

Alasan Penundaan Pengembangan Instagram Kids

Sayangnya, pada Senin (27/9) lalu, Facebook justru mengatakan harus menunda pengembangan Instagram Kids atau Instagram untuk anak-anak nih.


Head of Instagram Adam Mosseri, dikutip NBC News, mengatakan bahwa perusahaan telah menghentikan pengembangan versi aplikasi berbagi foto untuk anak-anak.

Dikutip The New York Times, Facebook mengatakan masih ingin membangun produk Instagram yang ditujukan untuk anak-anak yang akan memiliki lebih banyak “pengalaman yang sesuai dengan usia.”

 

Instagram Tunda Pengembangan Aplikasi untuk Anak-Anak Illustration Web Bisnis Muda - Image: Canva


Namun, karena masih harus menghadapi kritik dan penyesuaian, Facebook pun menunda rencana tersebut.
 

1. Instagram Sadar Remaja dan Anak-Anak Sudah Online

Dilansir dari blog Instagram, pihaknya menilai mungkin kritikus “Instagram Kids” bakal melihat ini sebagai pengakuan bahwa proyek tersebut adalah ide yang buruk.

Namun, Adam Mosseri menilai, bukan itu masalahnya. Kenyataannya, anak-anak zaman sekarang sudah “online” alias sadar akan teknologi dan beraktivitas secara online.

Pihaknya pun yakin bahwa mengembangkan pengalaman sesuai usia yang dirancang khusus untuk anak-anak dan remaja, jauh lebih baik bagi orang tua dibanding saat ini. Adapun, hal itu enggak hanya dilakukan oleh Instagram, melainkan YouTube dan TikTok yang juga punya versi aplikasi untuk anak di bawah usia 13 tahun.
 

2. Penyesuaian Produk Instagram dengan Banyak Pihak, Termasuk Orang Tua

Dalam sebah unggahan di blog Instagram, Adam Mosseri mengungkapkan bahwa penundaan tersebut akan memberikan waktu pada timnya untuk bekerja sama dengan orang tua, pakar, pembuat kebijakan, dan regulator.

Tujuannya, tentu saja untuk mendengarkan keprihatinan mereka soal dampak dari penggunaan Instagram terhadap anak-anak dan remaja. Selain itu, kerja sama tersebut juga untuk menunjukkan nilai dan pentingnya proyek tersebut untuk remaja.

Baca Juga: Lindungi Anak di Bawah Umur, Tanggal Lahir Akan Jadi Syarat Gunakan Instagram

Selain itu, Adam juga menuturkan bahwa niat Instagram bukan agar Instagram versi anak-anak sama dengan versi Instagram pada umumnya. Instagram Kids justru akan memerlukan izin orang tua untuk bergabung, tidak akan memiliki iklan, dan akan memiliki konten dan fitur yang sesuai dengan usia.

Dengan begitu, orang tua bisa mengawasi waktu yang dihabiskan anak-anak mereka di aplikasi dan mengawasi siapa yang dapat mengirim pesan kepada mereka, siapa yang dapat mengikuti mereka, hingga siapa yang dapat mereka ikuti di Instagram.

Sebab, bagian penting dari apa yang dikembangkan untuk “Instagram Kids” adalah cara bagi orang tua untuk mengawasi penggunaan Instagram anak mereka.

Nah, kamu setuju enggak nih dengan rencana Instagram untuk mengembangkan Instagram Kids?