Louis Vuitton, Brand Mewah dari Seorang Gelandangan

Louis Vuitton jadi merek mewah (Sumber Gambar: Pexels)

Like

Merek fashion asal Prancis bernama Louis Vuitton yang selama ini dikenal sebagai luxury brand atau merek untuk kalangan atas ternyata berawal dari seorang gelandangan. Bagaimana ceritanya?

Siapa yang tidak kenal dengan merek fashion asal Prancis yang bernama Louis Vuitton? Merek ini terkenal dengan logo monogram LV yang khas dan produk-produknya yang mewah serta elegan.

LV telah menjadi salah satu merek paling terkenal dan populer di dunia. Namun, tahukah Be-emers bahwa merek Louis Vuitton ini dulunya dibuat oleh seorang gelandangan bernama Louis Vuitton Malletier.
 

Siapa Louis Vuitton Malletier?


Louis Vuitton Malletier, atau yang lebih dikenal sebagai Louis Vuitton, lahir pada tanggal 4 Agustus 1821 di Anchay, sebuah desa kecil di timur Prancis. Ayahnya adalah seorang petani dan penjahit topi yang terkenal di desa mereka.

Pada usia 13 tahun, Louis meninggalkan rumah dan berjalan kaki sejauh 400 kilometer ke Paris untuk mencari pekerjaan. Sayangnya, ia tidak berhasil menemukan pekerjaan dan terpaksa menjadi seorang gelandangan.


Baca Juga: Meninggal Dunia, Ini Sosok Artistic Director Louis Vuitton Virgil Abloh

Pada tahun 1837, Louis bertemu dengan seorang pria bernama Monsieur Marechal yang memiliki sebuah toko koper di Rue Neuve des Capucines. Monsieur Marechal melihat potensi dalam Louis dan memberinya pekerjaan di toko koper miliknya.

Louis pun mulai belajar dan terampil dalam membuat koper, khususnya dalam membuat koper yang kokoh dan tahan lama. Pada tahun 1854, Louis memutuskan untuk membuka toko kopernya sendiri di Rue Neuve des Capucines yang hanya berjarak beberapa blok dari toko tempat ia bekerja sebelumnya.
 

Awal Mula Merek Louis Vuitton


Toko koper milik Louis Vuitton sangat sukses dan mendapat banyak pelanggan dari kalangan kelas atas. Toko koper Louis Vuitton terkenal dengan kualitas produknya yang sangat baik, terutama dalam hal ketahanan dan kekuatan.

Koper-koper buatan Louis Vuitton terbuat dari bahan kulit yang berkualitas tinggi dan sangat tahan lama. Namun, Louis Vuitton tidak berhenti di situ saja. Ia terus berinovasi dan menciptakan desain-desain baru yang membuat produk-produknya semakin terkenal dan diminati.

Pada tahun 1896, putra Louis Vuitton yang bernama Georges Vuitton menciptakan logo monogram LV yang terkenal. Logo tersebut terdiri dari huruf-huruf LV yang diapit oleh simbol bunga dan bintang yang merupakan lambang dari keluarga Vuitton.

Logo monogram LV ini menjadi sangat populer dan khas dari merek Louis Vuitton. Merek Louis Vuitton terus berkembang dan meluas ke seluruh dunia.

Baca Juga: Tekad Kuat CEO Louis Vuitton dalam Mengembangkan Bisnis Mewahnya

Pada tahun 1977, merek Louis Vuitton bergabung dengan perusahaan mode lainnya yang bernama Moët Hennessy menjadi LVMH (Louis Vuitton Moët Hennessy). LVMH menjadi perusahaan mode dan barang mewah terbesar di dunia dan memiliki merek-merek terkenal lainnya seperti Dior, Fendi, dan Givenchy.

Meskipun sudah menjadi merek terkenal dan sukses, Louis Vuitton tetap mempertahankan kualitas produknya yang sangat baik dan desain yang elegan dan mewah. Produk-produk Louis Vuitton selalu terlihat sangat eksklusif dan menjadi simbol status sosial yang tinggi.

Tas tangan, dompet, sepatu, pakaian, dan aksesori Louis Vuitton selalu dicari dan diidamkan oleh banyak orang. Selain itu, Louis Vuitton juga terkenal dengan kampanye iklan yang kreatif dan menarik.

Mereka sering kali bekerja sama dengan fotografer dan artis terkenal untuk membuat iklan yang spektakuler. Iklan-iklan Louis Vuitton selalu terlihat mewah, elegan, dan memberikan kesan eksklusif.

Sejak didirikan oleh Louis Vuitton Malletier, brand Louis Vuitton telah menjelma menjadi simbol mewah dan prestise yang sangat diinginkan. Namun, tidak semua orang mampu membeli produk Louis Vuitton yang harganya sangat mahal.

Oleh karena itu, banyak produk Louis Vuitton palsu yang beredar di pasaran. Untuk mencegah hal ini, Louis Vuitton telah mengambil tindakan hukum terhadap pembuat dan penjual produk palsu tersebut.

Meskipun begitu, kepopuleran dan keberhasilan merek Louis Vuitton tetap berlanjut hingga sekarang. Merek ini menjadi salah satu merek terkenal dan paling diinginkan di dunia, dan terus berinovasi dengan desain-desain yang baru dan menarik.

Produk-produk Louis Vuitton tetap menjadi simbol keanggunan, kemewahan, dan prestise yang sangat diinginkan oleh banyak orang.

Dari kisah ini, kita dapat belajar bahwa kesuksesan tidak datang dari latar belakang atau status sosial seseorang, tetapi dari tekad dan kerja keras untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Louis Vuitton membuktikan bahwa meskipun ia seorang gelandangan, ia mampu menciptakan merek mewah yang terkenal dan diminati oleh banyak orang di seluruh dunia. Semangat dan tekadnya menginspirasi kita semua untuk tidak menyerah pada keadaan dan terus berusaha untuk mencapai impian kita.

Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.