Contek Cara Artis Tampil Tenang dan PD dengan Batman Effect!

Beyonce menerapkan batman effect di awal-awal karirnya

Like

Artis-artis top dunia ternyata punya cara sendiri agar bisa tampil tenang dan percaya diri saat tampil di depan jutaan orang. Mereka menerapkan batman effect. Yuk, kita kupas soal batman effect ini!

Bayangkan Beyonce, Adele, atau artis top dunia lain saat akan tampil di depan banyak orang. Walau mereka artis top dan sudah biasa tampil, pasti tetap ada perasaan nervous meski sedikit.

Kita saja pasti ada perasaan tidak tenang saat akan tampil di depan orang lain yang jumlahnya tidak banyak. Apalagi yang jumlahnya banyak.

Ternyata ketenangan dan kepercayaan diri para artis ini bukan bakat bawaan, jadi tidak datang dengan sendirinya. 

Melalui pelatihan selama beberapa waktu, mereka berhasil tampil tenang dan percaya diri dengan apa yang dinamakan batman effect. 


Artis yang menerapkan batman effect



Beyonce menjadi artis yang terkenal menerapkan batman effect dalam setiap penampilannya. Ia akan memunculkan alter egonya yang diberi nama Sasha Fierce.

Baca Juga: Apa Itu Decoy Effect yang Bisa Bikin Penjualan Bisnismu Meningkat?

Sasha Fierce ini merupakan kepribadian kedua Beyonce yang memungkinkannya untuk tampil dengan kepercayaan diri dan sensualitas ekstra. Ia menggunakan strategi ini sampai 2010, ketika ia merasa telah cukup matang untuk tampil tanpa trik psikologis.

"Biasanya ketika saya mulai mendengar musik, ketika saya mengenakan stiletto, tepat pada momen sebelum saya merasa gugup... Sasha Fierce muncul, dan postur tubuh saya dan cara saya berbicara dan semuanya menjadi lain," kata Beyonce kepada Oprah Winfrey pada tahun 2008.

Beyonce bertemu dengan Adele dan membagikan strategi batman effectnya ini. Kemudian Adele terinspirasi dan mulai menerapkan strategi tersebut. 

Adele mengatakan kepada majalah Rolling Stone di tahun 2011 soal Sasha Carter. Persona ini adalah kombinasi dari persona Sasha Fierce Beyoncé dan bintang musik country June Carter.

Menurut Adele, strategi itu membantunya dalam penampilan terbaik di awal-awal kariernya. 


Jadi, bagaimana batman effect bekerja?


Batman effect adalah strategi psikologis yang menciptakan alter ego dari diri sendiri. Strategi ini membuat kita bisa mengendalikan diri.

Baca Juga: Kamu Banyak Keinginan? Yuk, Kenali Apa Itu Diderot Effect

Termasuk mengendalikan perasaan yang tidak diinginkan seperti kecemasan, membuat lebih tenang dalam mengerjakan tugas-tugas yang menantang, serta meningkatkan kendali atas diri kita.

Mengutip dari BBC, mengadopsi alter ego adalah bentuk ekstrim dari 'penjarakan diri', yakni upaya menjauhkan diri dari perasaan kita untuk melihat suatu situasi secara berjarak.

"Self-distancing memberi kita sedikit ruang ekstra untuk berpikir secara rasional tentang suatu situasi," kata Rachel White, asisten profesor psikologi di Hamilton College, New York State.

Dengan menciptakan alter ego, kita bisa memastikan tetap fokus pada tujuan kita di hadapan berbagai gangguan.

Menerapkan batman effect harus mengidentifikasi situasi dahulu. Situasi seperti apa yang membuat kita ingin tampil dengan performa terbaik. 

Setelah itu harus gambarkan alter ego secara detail karakternya. Mulai dari sifat, cara komunikasi, serta mental dan energinya.

Dalam menerapkan alter ego dan batman effect harus terus latihan dan konsisten agar bisa melekat dalam diri dan bisa digunakan kapan saja untuk performa terbaik.

Be-emers mau coba batman effetc?

Mau tulisanmu dimuat juga di Bisnis Muda? Kamu juga bisa tulis pengalamanmu terkait investasi, wirausaha, keuangan, hingga lifestyle di Bisnis Muda dengan klik “Mulai Menulis”.
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.